WARTAKALTIM.CO, Kukar – Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta kepada semua Kepala UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) agar tidak resah, terkait belum adanya pengalihan status SKB menjadi Satuan Pendidikan Non Formal (PNF) yang berdampak terhadap Ujian Nasional peserta didik kesetaraan Paket A, B dan C.

Kepala Disdik Kukar Wiyono melalui Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Tulus Sutopo mengatakan bahwa kekhawatiran kepala SKB sudah menemui solusi dan peserta didik kesetaraan paket masih dapat mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK).

“Peserta didik kesetaraan bisa mengikuti ujian nasional dengan menggunakan  Nomor Induk Lembaga (NILEM) untuk mendaftar ujian kesetaraan paket A, B dan C yang disesuaikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” kata Tulus menanggapi keresahan para kepala SKB.

Adapun kata Tulus, terkait dengan Permendikbud No.4/2016 yang sudah ditandatangani pada 18 Pebruari tentang Perubahan UPT SKB menjadi Satuan Pendidikan Non Formal (PNF) dengan persyaratan harus diterbitkan SK Bupati.

“Draf Perbub tentang alih fungsi SKB menjadi Satuan Pendidikan Non Formal sudah ada di Pemkab Kukar Bagian Organisasi dan Tatalaksana, tinggal menunggu Perbub ditandatangani Bupati Kukar,” ujarnya.

Bahkan tambah Tulus, sebelum dialih fungsikan SKB menjadi satuan pendidikan dapat diproses seperti tahun sebelumnya. “Silahkan diusulkan ke Disdik Kukar, Insya Allah sebelum pendaftaran UN pada Desember 2016 sudah selesai semuanya,” jelasnya. (Irwan/wartakaltim.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.