WARTAKALTIM.CO, Kukar – Pasca lebaran, ribuan pengunjung tak terbentung membanjiri obyek wisata di kota Raja Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur. Salah satu tujuan pengunjung terbanyak yakni mengunjungi obyek wisata Pulau Kumala dengan menyeberangi jembatan Repo-repo sambil berjalan kaki kian terlihat penuh sesak.

Namun seiring membludaknya kunjungan tersebut, tidak sedikit para pengunjung meninggalkan kesan yang kurang enak dilihat yakni sampah plastik bekas makan dan minum terlihat berserakan dimana-mana.

Tentu saja membuat petugas kebersihan setempat kuwalahan membereskannya. Bahkan serakan sampah begitu luas terutama di sepanjang area obyek wisata seperti taman pinggir sungai mahakam hingga parkiran pulau kumala.

13592555_969383243180549_6279353520191668699_n

Melihat kondisi taman dikotori oleh sampah, Minggu (10/7/16) pagi Komunitas Sepeda Kukar Cycling Community (KCC) bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) berjumlah 30 orang lebih turun membantu para petugas kebersihan dengan mengambili satu persatu plastik yang berserakan di area wisata hingga sepanjang trotoar Jl. Akhmad Muksin Tenggarong.

Ketua KCC Dafip Haryanto yang juga Kabag Humas dan Protokol Setkab Kukar mengatakan aksi peduli yang dilakukan komunitasnya merupakan aksi nyata sekaligus mengajak kepada semua masyarakat maupun para pengunjung wisata untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Ini bagian dari aksi solidaritas cinta kebersihan kota Tenggarong, sekaligus membantu para petugas kebersihan yang beberapa hari ini kerja keras memunguti sampah, sehingga terlihat bersih kembali dan orang yang berkunjung disambut kembali dengan suasana yang bersih,” kata Dafip.

Diakui Dafip, membludaknya jumlah pengunjung ke kota Tenggarong tidak dibarengi dengan kecukupan bak sampah. “Tempat sampah yang ada saat ini sangat kurang, perlu penyediaan yang ideal disesuailan dengan jumlah kunjungan wisata,” katanya.

Dia juga mengajak kepada semua Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mencari rezeki turut peduli dan bertanggungjawab untuk memelihara kebersihan dan menyiapkan tempat sampah masing-masing.

“Berkunjunglah ke Kukar, nikmati liburan bersama keluarga dan datangi obyek wisatanya, tapi jangan tinggali Tenggarong dengan sampah. Bawa dan buanglah sampah pada tempatnya,” kata Dafip seraya mengajak kesadaran masyarakat dan pengunjung pentingnya menjaga kebersihan.

13612168_969383283180545_7234425498043437434_n

(Irwan/Wartakaltim.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.