WARTAKALTIM.CO, Kukar – Upaya memberikan kesan menarik bagi masyarakat dan pengunjung obyek wisata Pulau Kumala, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari akan mempercantik dan menambah wahana permainan dengan membangun wisata edukasi kebun binatang mini atau Mini Zoo serta Waterboom yang merupakan permainan air yang seru dan berstandar.

“Melihat animo masyarakat yang berkunjung ke Pulau Kumala sangat luar biasa, saya sudah menyiapkan wahana tambahan yang akan segera dibangun yakni mini zoo dan waterboom sebagai wisata keluarga,” kata Rita, Senin (11/7/2016) di Tenggarong.

Menurut Rita, investor pembangunan wahana mini zoo ini sendiri berasal dari Gunung Bayan Group. “Saya sudah ketemu investornya, dan siap membangun kebun binatang mini di Pulau Kumala,” katanya.

Tidak hanya itu permainan air yang seru juga akan dibangun untuk menambah keramaian wahana yang ada, “Selain mini zoo, ada waterboom, semuanya dibangun investor. Investor lain bisa membangun wahana yang berbeda-beda di area pulau kumala,” ujarnya.

Mini zoo sendiri jelas Rita sangat efektif bagi pembelajaran edukasi anak untuk mengenal alam dan lingkungan sekitarnya. “Kehadiran mini zoo ini nantinya akan memberikan kesan menarik dan penuh edukasi terutama pengenalan berbagai jenis binatang kepada anak-anak,” jelasnya.

Ditambahkan Rita, kehadiran wahana baru ini tidak akan memberatkan bagi para orang tua yang akan berlibur mengajak sanak keluarganya menikmati keindahan alam Pulau Kumala. “Saya akan siapkan wahana obyek wisata yang murah bagi pengunjung, jangan terlalu banyak biaya dan yang terpenting adalah memberikan hiburan yang murah dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Rita.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sri Wahyuni saat dikonfirmasi melalui Blackberry Messenger-nya Selasa (12/7/2016) siang, membenarkan bahwa sudah ada investor yang berminat untuk membangun wahana mini zoo di Pulau Kumala.

“Sudah ada yang berminat membangun mini zoo dan proses lebih lanjutnya ditangani Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” kata Sri.

Ditambahkan Sri sebagai tahapan awal BPKAD menyiapkan Master Plan Wisata.  “Untuk proses lelangnya sendiri, BPKAD saat ini sedang menyiapkan Masterplan-nya, jadi kita tunggu proses tahapan ini dulu,” jelas Sri.

Diketahui semenjak jembatan Repo-repo yang menghubungkan Tenggarong dengan Pulau Kumala diresmikan Maret 2016 lalu, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk berwisata ke Pulau Kumala. Wisata ini juga mampu mendongkrak ribuan wisatawan berkunjung ke Kukar, bahkan berdampak terhadap perekonomian masyarakat semakin meningkat terutama sebagai pundi-pundi rupiah bagi Pendapatan Asli Daerah.

(Irwan/Wartakaltim.co)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.