WARTAKALTIM.CO, Kukar – Mantan Bupati Kutai Kartanegara dua periode Syaukani Hasan Rais, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjaranie (RSUD AWS), Samarinda, Kalimantan Timur. Rabu, (27/7) sekitar pukul 16.26 Wita.

Pria kelahiran Tenggarong, 11 November 1948 dikenal sebagai sosok Politikus dan Tokoh pro Otonomi daerah, mantan orang nomor satu di Kutai Kartanegara dua periode ini meninggal dalam usia 67 tahun. Dikaruniai tiga orang anak dari seorang istri Dayang Kartini. Selain Rita Widyasari, anak lainnya adalah Silvi Agustina dan Windra Sudarta (alm) .

Menurut salah satu tokoh masyarakat Sangasanga kepada wartakaltim.co yakni Bukhori mengatakan dimasa hidupnya Syaukani dikenal sebagai sosok yang tidak terpengaruh oleh situasi, disiplinnya sangat tinggi karena itu prinsip dan disiplin juga dibawa dalam kehidupan keluarga.

“Prinsip hidup tersebut dibawa semasa menjadi orang nomor satu di Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi terkenal di Nusantara,” kesannya.

Menurutnya, semua orang tau bahwa (almarhum) sangat disiplin dan punya prinsip. “Alamarhum dalam mengambil keputusan selalu tegas dan tidak terpengaruh oleh situasi,” ujarnya.

Ditambahkan Bukhori banyak hal yang ditinggalkan almarhum terutama di Kabupaten Kutai Kartanegara adanya perubahan yang luar biasa di berbagai sektor. “Jasa almarhum dalam membangun Kutai Kartanegara luar biasa, dialah sosok pemimpin hebat disenangin rakyat hingga kini,” bebernya.

(Irwan/Wartakaltim.co)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.