“Erau ini luar biasa, ini adalah event yang sangat spektakuler dengan menghadirkan delegasi kesenian rakyat mancanegara. Kami dari kabupaten Bandung sangat bangga dan bersyukur dapat tampil dalam Erau tahun ini”. 

WartaKaltim.co, Kukar – Penampilan kesenian rakyat mulai dari tarian daerah hingga mancanegara benar-benar memukau ratusan pengunjung Erau Internasional Folk Arts Festival (EIFAF) di pentas seni Internasional, tepatnya di Tepian Turap Mahakam Jl.  KH Akhmad Muksin, Tenggarong, Senin (21/8/2016) malam.

pentas-seni3

Atraksi kesenian rakyat itu diawali dari tarian Gubang dengan menampilkan tari Jepen Rempak Rebana dari Kutai, disambut meriah para penonton yang memadati area depan panggung kesenian.

Para penonton pun turut mengabadikan tarian yang tampilkan masing-masing peserta menggunakan kamera HP hingga kamera Digital Single lens Reflex (DSLR), bahkan tepukan tangan pun pecah usai pertukan seni dari masing-masing negara termasuk tepukan tangan untuk Indonesia.

Setelah tarian jepen rempak rebana dilanjutkan dengan penampilan negara Estonia menampilkan 5 (lima) tarian yaitu tarian selamat datang untuk menyambut tamu, tarian yang becerita percintaan, para nelayan yang bosan berlayar, dan 2 (dua) tari tradisional Estonia.

Setelah itu disusul dengan atraksi tarian Jaipong dari Bandung, tarian ini pun cukup mengundang daya tarik penonton dengan gerakan pinggul yang gemulai hingga tarian Mojang periang dengan kostum kebaya yang menarik perhatian pengunjung.

Usai penampilan tari jaipong, kini giliran kesenian rakyat Amerika yang tidak mau kalah memukau dengan irama hentakan kaki membuat para penonton bersorak riuh dan bertepuk tangan.

pentas-seni2

Bahkan suasana malam perdana pentas seni itu, cukup membuat tim pengaman kerepotan dengan banyaknya warga yang ingin mendekati panggung kehormatan. Dengan sigap tim keamanan pun mengarahkan agar tertib, para penonton pun secara tertib menikmati tarian demi tarian yang disuguhkan para delegasi mancanegara di atas panggung.

Pagelaran pentas seni internasional tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua Komunitas Seniman Tradisi Bandung Yoyon Darsono. Menurut Yoyon dirinya bangga bisa hadir meramaikan EIFAF di Kota Raja Tenggarong.

“Erau ini luar biasa, ini adalah event yang sangat spektakuler dengan menghadirkan delegasi kesenian rakyat mancanegara. Kami dari kabupaten Bandung sangat bangga dan bersyukur dapat tampil dalam Erau tahun ini,” katanya.

Ditambahkan Yoyon, sebagai anak muda harus bangga dengan budaya sendiri, “Mari kita cintai dan lestarikan beragam budaya yang dimiliki bangsa kita, dan semangat belajar tentang budaya Indonesia, kalau bukan kita, siapa lagi,” tutup Yoyon. (Adv/Wartakaltim.co)

Reporter  : Yuni

Editor     : Irwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.