WartaKaltim.co, Parepare – Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) kota Parepare, Hj Erna Taufan Pawe menguhkukan pengurus majelis hakim di lokasi SDN 64 Kota Parepare.

Pengukuhan majelis anak soleh ini ada empat sekolah yakni SDN 33, SDN 64, SDN 67 dan SDN 68, Kamis (8/9/2016.

nikita-dirangkul-sm-bu-wali
Erna Taufan rangkul Nikita berprestasi

Penguhan anak soleh sebagai bentuk kepedulian TP-PKK untuk membangun pontasi ahlak di usia dini agar generasi muda menjadi penerus bangsa yang sehat dan beriman.

“Kami selaku pengurus anak soleh menargetkan semua sekolah sudah menjadi pengurus anak soleh,” kata Hj Erna yang juga selaku pembina majelis anak soleh tersebut.

Ada yang menarik perhatian guru dan murid yang hadir dalam pengukuhan anak soleh, dimana Nikita Cahyani Lukman disebut namanya oleh Hj Erna Taufan yang juga istri Taufan Pawe wali Kota Parepare. Membiat guru merasa heran kenapa Nikita dikenal.

Ternyata di Nikita dikenal oleh Erna Taufan, karena melihat Nikita sebelumnya sempat diekspose di media cetak maupun online sebagai murid berprestasi dari keluarga kurang mampu. Spontan Nikita kaget dan langsung mendekat sama Erna Taufan dan dirangkulnya.

Erna mengatakan, Nikita ini anaknya rajin, pintar, rangking dikelas, namun Nikita tidak masuk kategori keluarga tidak mampu, dan bahkan ibunya sudah tiada lagi, tetapi Nikita menjadi idola dikelas sebagai rangking II.

Bahkan Gurunya mengakui kepintaran Nikita untuk semua mata pelajaran,”saya saja akui Nikita, Ia pintar menjawab pertanyaan yang diberikan oleh gurunya, walaupun Nikita masuk murid kurang mampu, namun tidak mempengaruhi prestasi yang diraihnya disekolah,”tuturnya.

Usai acara pengukuhan majelis hakim, Erna Taufan bersama rombongan termasuk Nikita ikut di mobil yang ditumpangi Erna Taufan ke rumah Nikita di Lokasi gedung pemuda, kelurahan Cappa Galung Kota Parepare.

Erna Taufan dan rombongan sangat prihatin kondisi rumah ditempati Nikita yang tak layak dihuni, sehingga Erna Taufan kordinasi dengan Lurah Cappa Galung, Rusdiana untuk diperhatikan keluarga Nikita. “Nanti saya koordinasikan dengan BPMK dan dinas sosial mengenai masalah rumah layak huni,”kata Lurah Cappa Galung ini.

Lukman Rahman, ayah, Nikita sangat berterima kasih kepada ibu Erna Taufan Pawe yang sudah melihat kondisi tempat tinggal kami yang luasnya 3×6 dengan memakai diding bambu. “Terima kasih bu wali atas kunjugannya melihat orang seperti kami, termasuk lurah dan media Berita Kota serta guru Nikita yang peduli terhadap Nikita kondisinya,”kata Lukman dengan nada sedih.

(Samir/Irw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.