WartaKaltim.co, Parepare – Wali Kota Parepare, DR.H.M Taufan Pawe, menggeser 9 pekabat eselon II B dilingkup pemkot Parepare, dirujab Parepare, Kamis (6/10),

Taufan telah mengambil sumpah dan pelantikan pejabat tinggi pratama lingkup pemkot, dari 9 pejabat dimutasi hanya satu tidak hadir tanpa alasan jelas.

Taufan mengatakan dalam sambutanya, kejadian ini bukan suka atau tidak suka (like and thes like), tapi inilah proses, yang dievaluasi oleh tim evaluasi kinerja.

Kita melakukan tim selekso beberapa bulan lalu dan sudah terpotret selama ini, baru dilakukan pada pemerintahan Taufan dalam uji kelayakan pejabat sebelum di mutasi.”Kita harus uji kualitas, kompetensi dan prpofesipnalisme pejabat diukur dari fit and propertes,”tuturnya.

Jangan selalu memberi laporan ABS (asal bos senang, red) kepada wali kota, wali kota hanya butuh kinerja yang berkualitas menuju era kompetensi.”Mana mungkin ada inovasi kalau tidak kompetisi, jadi inovasi inilah menuju kompetisi para pejabat untuk melihat kualitas kinerja para SKPD tersebut,”tuturnya.

Jangan kira dilantik hari ini bisa bertahan lama, kita harus lihat kinerjanya dan dievaluasi, jika tidal menunjukkan kualitas kinerja maka bisa berubah posisinya lagi.”Itu tergantung memahami tupoksinya para pejabat SKPD tersebut,”kata Taufan.

Tidak semua anggap benar itu bailk buat wali kota, tapi harus di lihat kualitasnya, dan setiap copy moning dilakukan semua SKPD dievaluais dan harus menjelaskan sesuai data dan fakta,”saya tidak mau informasi menyenangkan saya atau istilah ABS (asal bos senang),”jelasnya.

Melihat aturan PP 18 tahun 2016, bersinergi UU aparatur negara, ada 6 kelembagaan kita butuh kajian, contohnya, Kasatpol PP akan jadi dinas, UPT Damkar jadi dinas, perpustakan akan jadi dinas, dinas pemberdayaan perempuan dan anak berdiri sendiri setelah berpisah dari BKKBN, Kantor ketahanan pangan menjadi dinas.

Untuk menduduki jabatan itu, harus dilakukan seleksi terbuka, bisa saja orang luar masuk ke Parepare menduduki jabatan tersebut.

Tolong perbaiki kinerja eselon III dan IV untuk menduduki jabatan tersebut, bisa saja orang luar kota Parepare menduduki jabatan tersebut karena aturan sudah jelas sesuai PP 18 tahun 2016.”Tim evaluasi kinerja, sepanjang PNS sudah lama di dinas pertanian, kelautan, perkebunan dan kehutanan (PKPK).

Pantauan wartawan di lokasi pelantikan, dari 9 orang yang mutasi hanya satu yang tidak hadir tanpa alasan jelas, yakni Andi Abdullah Baumassepe, yang menjabat staf rancangan keputusan pada bagian hukum sekretariat daerah kota Parepare.

Taufan Pawe, saat jumpa pers mengatakan, Andi Abdullah Baumassepe tidak perlu hadir karena tidak dilantikl karena hanya sebagai staf.

Mereka Mutasi Eselon II B adalah :

  1. Kadis PKPK, Hj Damilah Husain jabatan baru staf ahli bidang pembangunan
  2. Kadis Sosial DR Salim Sultan jabatan Baru staf ahli bidang hukum bidang politik
  3. Kepala Kesbangpol, Muhlis salam jabatan baru kadis sosial.
  4. Asistem pembangunan, Drs Mustafa jabatan baru kepala satuan bangsa dan politik (kesbangpol)
  5. Kadis Olahraga, pemuda dan parawisata (OPP) Ramadhan Umasangaji dengan jabatan baru asisten bidang ekonomi pembangunan kesejahteraan rakyat
  6. Staf Ahli pembangunan, Ir Syukur. Menjabat sebagai kadis OPP.
  7. Kepala Bapedda, Ir syahriar Djafar dengan jabatan baru kadis infokom.
  8. Kadis Infokom, Iwan asaad jabatan baru kepala Bappeda.
  9. Staf Ahli hukum bidang politik, Andi Baumassepe dengan jabatan baru staf rancangan keputusan pada bagian hukum sekretariat daerah kota Parepare.

Reporter : Samir

Editor : Irwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.