WartaKaltim.co, Kukar – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadhianur mengakui, pemerintah akan memfokuskan pemeliharaan jalan yang sudah dibangun selama lima tahun terakhir, karena minim aksi pemeliharaan jalan maka bisa mengalami kerusakan.

“Akibat minim pemeliharaan jalan, makanya jalan yang sudah dibangun rawan longsor, “ kata Ahyani, Jumat (14/10/2016) lalu di Ruang Kerjanya.

Menurut Ahyani, program pemeliharaan jalan se-Kukar akan dianggarkan di tahun 2017 melalui APBD, termasuk jalan putus di Muara Badak-Marak Kayu.

“DBMSDA tidak bisa menganggarkan di APBDP 2016, selain dananya tidak tersedia, waktunya juga terbilang singkat,” ujarnya.

Ditambahkan Ahyani, pemeliharaan jalan bisa dalam bentuk pengaspalan dan perbaikan jalan yang dilakukan secara rutin, serta perbaikan fasilitas drainase. “Artinya perbaikan tersebut nantinya bertujuan untuk mempertahankan kondisi jalan dari penyebab kerusakan,” jelasnya.

(Irwan/InfoKukar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.