WartaKaltim.co, Parepare – Adanya informasi terkait pelaaan di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau dari salah satu pasien menyebutkan bahwa pelayanan yang diberikan kurang memuaskan. Pengaduan tersebut langsung ditindaklanjuti Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Selasa (20/6/2017).

“Saya dapat laporan kalau ada pasien yang masuk di RSUD Andi Makkasau sejak pukul 18.00 yang merupakan rujukan dari RS Fatimah, namun hingga pada pagi hari belum mendapatkan pelayanan dari pihak rumah sakit,”katanya.

Taufan langsung turun mengecek kebenaran informasi tersebut, ternyata informasi itu benar adanya Pasien pukul 9.00 pagi belum mendapatkan pelayanan.

“Iya saya liat pasien tidak dilayani, saya kecewa dengan perlakuan dokter dan pihak RSUD terhadap pasien tersebut, ini tidak benar seharusnya pelayanan itu tetap diutamakan di Rumah Sakit ini berkaitan dengan nyawa manusia,”pungkas Taufan kesal.

Wali Kota berlatar belakang Hukum ini mengaku, langsung menemui sejumlah manajemen yang ada di Rumah sakit tersebut dan mengklarifikasi prihal adanya temuan tersebut.

“Saya klarifikasi tapi alasan yang dilontarkan pihak rumah sakit sama sekali tidak berdasar dan seakan mengada-ada sehingga saya tentunya merasa kecewa dengan pelayanan tersebut,”ucapnya.

Dia mengaku sangat kecewa bahkan Taufan akan lakukan evaluasi manajemen rumah sakit sehingga perbaikan dan pelayanan yang diharapkan masyarakat terlayani dengan baik.

“Kita evaluasi dulu masalahnya dimana sehingga terjadi hal tersebut, kalau ternyata orang yang mungkin kenal saya saja di perlakukan seperti itu bagaimana ketika masyarakat awam, ini tentunya tidak bisa dibiarkan,”tegasnya.

Lanjutnya, Taufan akui memang pelayanan tidak memuaskan sehingga itu ia tidak terima dengan perlakuan dokter dan pihak RSUD terhadap pasien tersebut. “Ini tidak benar seharusnya pelayanan itu tetap diutamakan di Rumah Sakit karna ini berkaitan dengan nyawa manusia,”pungkas Taufan. (samir/wan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.