WARTAKALTIM.CO.Tenggarong – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI memilih Kabupaten Kutai Kartamegara (Kukar) sebagai salah satu dari 25 kabupaten /Kota di Indonesia dalam pengembangan Smart City atau kota pintar. Menindaklanjuti hal tersebut Dinas Komunikasi  dan Informatika (Diskominfo) Kukar menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Smart Regency yang dibuka Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah, berlangsung di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Senin (31/7/2017).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembinbing teknis Smart Regency Kementrian Kominfo Barry Simorangkir, Ketua DPRD Kukar Salehuddin, Asisten III Pemkab Kukar, Suriansyah, Kadiskominfo H Bahteramsyah, Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Sri Wahyuni, serta Kepala organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

“Kukar terpilih sebagai salah satu diantara 25 Kabupaten/Kota menuju 100 Smart City. Ini merupakan penghargaan atau kepercayaan yang luar biasa bisa masuk diantara 25 kabupaten lainya,” kata Edi Damansyah saat membuka bimtek.

Menurut Edi sebelum bimbingan dilaksanakan, Pemkab Kukar telah menyiapkan konsep master plan jauh hari sebelumnya. Dengan  konsep berbasis kekutan yang dimiliki seperti infrastrukturnya, SDM, serta dukungan masyarakat melalui komunitas “Sehingga nantinya pendampingan ini dapat sebagai penguatan saja,”

Infrastsruktur yang dimaksud seperti Pemkab telah membangun 22 BTS tower, dan SST di 18 Kecamatan, 2 ripiter yang dilengkapi 24 Genset 12 KPA. Jaringan Fiber Optik (FO) sepenjang 15 kilo meter yang sudah terhubung di seluruh kantor OPD Kukar, serta ditambah jumlah BTS yang dibangun oleh Provider sebanyak 154 buah, dan dibangun operator 188 buah sehingga totalnya 342 buah. Selain itu beberapa desa juga telah memberikan layanan internet ke warganya secara Cuma Cuma. Selain itu Diskominfo juga telah bekerjasam dengan PT Telkom Indonesia wilayah Kaltim dengan mebangun Kampung IT yang menyediakan 19 perangkat komputer untuk komunitas di sanga sanga untuk membangun Kukar berbasis society.

Sedangkan di segi Sumberdaya Manusia (SDM). Pemkab juga telah berkerjasama dengan salah satu perguruan tinggi di Kaltim yaitu Universitas Mulawarman untuk membangun SDM  untuk menunjang program ini “Sehingga jangan khawatir kesuksesan program ini berjalan di Kukar,” ujarnya.

Dirinya beharap dengan kegiatan ini dapat disimak dan diterapkan nantinya oleh seluruh peserta sehingga penyususna master plan ini dapat dilakukan dengan baik, serta memperoleh hasil yang baik. “Selesai bimbingan teknis ini Diskominfo sebagai leading sector harus memberikan tindak lanjut, sehingga apa yang diharapkan smart city di Kutai Kartanegara,”. Jelasnya. (adv/kominfo/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.