WARTAKALTIM.CO, KUKAR – Unit lalu lintas Polsek Muara Jawa melakukan Razia kendaraan roda 2 pada Jumat (11/8/2017) tadi, bahkan petugas menemukan motor yang diduga hasil curian. dimana saat itu pengendara berinisial MY (36) tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan berupa STNK maupun BPKB.

Petugas semakin curiga dengan sepeda motor yamaha mio warna hijau nomor polisi KT 6491 UK, dan langsung melakukan pengecekan nomor kendaraan online, hasilnya petugas lalu lintas polsek Muara Jawa menemukan kejanggalan dengan nomor polisi yang dipakai, dimana nomor polisi KT 6491 tersebut merupakan kode dari motor Honda sedangkan jenis kendaraan yang digunakan adalah Yamaha.

Kemudian personil lalu lintas polsek Muara Jawa berkoordinasi dengan unit reskrim polsek Muara Juwa untuk menyelidiki asal usul motor tersebut, hasilnya anggota unit reskrim yang dipimpin Kanit reskrim polsek Muara Jawa Ipda Sukardi, SH menemukan bahwa sepeda motor yamaha mio warna hijau nomor polisi KT 6491 UK tersebut adalah hasil pencurian di Balikpapan pada tahun 2012 silam.

Sebelumnya sepeda motor tersebut bernomor polisi KT 3491 LK yang kemudian diubah oleh pelaku menjadi KT 6491 UK.
Kapolres Kukar AKBP Zulkarnaen, S.IK, SH melalui Kapolsek Muara Jawa AKP Triyanto, S.IK membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa Razia yang dilakukan rutin selain berguna untuk memperkecil pelanggaran yang dilakukan pengendara bermotor juga untuk memperkecil ruang gerak terjadinya tindak pidana.

‚ÄúSedang kami tangani dan kami kembangkan, dan sekarang MY sedang diperiksa intensif oleh anggota saya. apakah MY memang benar hanya penadah ataukah memang pelaku pencurian kendaraan tersebut, itu yang harus dicari tahu terlebih dahulu. Saya sudah membentuk tim untuk menyelidiki kasus ini, Jadi kita sama-sama tunggu hasil dari penyelidikan,” katanya.

Menurutnya, untuk kelajutannya tim juga berkoordinasi dengan Polsek Balikpapan utara selaku penerima laporan pencurian, agar dalam hal penyelidikan kasus ini dapat segera terungkap.

“Berdasarkan keterangan MY, sepeda motor tersebut dibeli dari seseorang yang mengaku bernama Su seharga Rp.2.500.000 dengan dalih hasil penjualan motor tersebut akan Su pakai untuk biaya pulang kampung karena orang tuanya sakit keras. Namun demikian kasus ini tetap terus diselidiki apakah Su itu benar-benar ada atau hanya cerita karangan MY untuk menutupi perbuatannya,” ujarnya.

Ditambahkannya, kasus pencurian kendaraan bermotor ini perlu penanganan ekstra mengingat waktu kejadian yang terpaut sangat lama yaitu tertanggal 08 Oktober 2012, “Setelah menemukan titik terang akan pelaku pencurian ini maka penanganan perkaranya akan dilimpahkan ke polsek balikpapan utara,” jelasnya. (wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.