WARTAKALTIM.CO, SAMARINDA – Guna meningkatkan kompetensi perias pengantin seagai pelestari budaya bangsa, memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang Tata Rias pengantin beserta adat dan budayanya.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Ahli Perias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar semonar dan wokshop exlusip kolaborasi pakar MUA dan Pakar Pengantin mengangkat tema “The Traditional Glamour Wedding” berlangsung di Hotel Mittown Samarinda, Rabu (13/9/2017).

Seminar dan wokshop exlusip kolaborasi pakar MUA dan Pakar Pengantin diikuti sebanyak 220 peserta se- Kaltim, 200 pesera seminar dan 20 orang peserta wokshop dengan menghadirkan pembicara Fiti Liza ahli Makeup Art (MUA) (Seni merias wajah- red) dari jakarta dan pakar perias pengantin Listiani sintawati dari Jogya.

Dalam kegiatan itu juga ditampilkan hasil karya para perias-perias senior yang memilik prestasi dan sudah memiliki usaha jasa dibidang Tata Rias Pengantin.

Ketua Harpi Kaltim Mami Lilik Eka Hariati kepada Wartakaltim.co mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan dilaksanakan dengan tujuan salah satunya untuk melestarikan dan membangun adat budaya bangsa.

“Jika seorang perias pengantin hanya bisa merias wajah belum bisa di bilang sebagai perias penngantin tetapi sebagai perias pengantin maka Dia mampu mengangkat Adat Budaya Pengantin Asal daerahnya dan kearipan budaya local” kata Mami Lilik panggilan akrapnya.

Menurutnya, di tangan perias pengantin inilah semuanya akan tertata rapi, “Saya minta kepada semua perias-peria pemula untuk menambah pengetahuan tentang tata rias pengantin,” pinta mami lilik. (ekho/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.