WARTAKALTIM.CO, MUARA JAWA –Pores Kukar-Polsek Muara Jawa, Masyarakat Kecamata Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan ritual dan doa bersama pasca ditemukannya Arjuna (16) pada Minggu (17/9) dini hari, sekitar pukul 00.45 Wita. Dan Supriyanto (39) Pawang buaya yang ditemukan pada hari yang sama, sekitar pukul 21.45 Wita.

 

Ritual dan doa bersama dilaksanakan Rabu (20/09/2017) tersebut dimaksudkan sebagai rasa syukur karena kedua tubuh korban dapat ditemukan dengan utuh, kendati keduanya tidak dapat terselamatkan.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Fadillah Zulkarnaen, S.IK , SH, Melalui Kapolsek Muara Jawa AKP Triyanto, S.IK ketika dikonfirmasi Wartakaltim.co menjelaskan, ritual dan doa bersama dilaksanakan ditempat kejadian Jety BRE (Pelabuhan Ex Tambang Batu bara) dengan mendatagkan seorang pawing buaya dari Aji Mansyah alis Bahar dari Kota Balikpapan.

Agar peristiwa ini tidak terulang lagi maka kami bersama masyarakat melakukan doa bersama dan menghadirkan Aji Mansyah dari Kota Balikpapan kata Triyanto.

“Kita ini kan hidup ada diduniawi dan dunia akhirat. Maka dari itu, mudah-mudahan adanya kegiatan (ritual) ini agar kejadian serupa tidak lagi terjadi.” tambah Kapolsek.

Sementara itu Aji Mansyah (47) sebagai salah satu pawang yang turut dalam pencarian tubuh korban, dalam ritualnya mengatakan, mungkin habitatnya disini terganggu. “Kita minta maaf, mungkin habitatnya terganggu dan kita gelar doa bersama,” ujarnya.

Setelah doa usai, Aji pun melakukan ritual terakhir, dengan menggunakan mandau dan sumpit, lalu setiap orang memasukan telur ke dalam sungai. (ekho/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.