WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H. Marli menghadiri pembukaan Kongres Tahunan CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts) ke-47 yang berlangsung di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Tenggarong seberang, Selasa (24/10/2017) malam.

Dalam sambutannya, Marli mengungkapkan rasa senang dan bangga, bahwa selain penyelenggaraan Erau Adat Kutai dan Internasional Folk Arts Festival, CIOFF Indonesia kembali menggandeng pemkab Kukar untuk menjadi tuan rumah kongres dunia CIOFF.

“Kami sangat bangga dan bersyukur menjadi tuan rumah pelaksanaan kongres CIOFF Dunia ke-47. Ini merupakan sejarah pertama kali di Indonesia. Tentunya ini sejalan dengan semangat pemerintah kabupaten dalam pelaksanaan misi melestarikan dan mengembangkan budaya daerah,” kata Marli yang diterjemahkan ke dalam tiga bahasa oleh tim Keynote Speaker yakni bahasa Inggris, Prancis dan Spanyol.

Dari kegiatan kongres CIOFF, Marli berharap peserta kongres akan lebih mengenal Kutai Kartanegara yang memiliki 3 (tiga) poros budaya, yaitu budaya kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang sangat kental terlihat saat upacara Adat Erau disandingkan dengan festival kesenian rakyat internasional bekerjasama dengan CIOFF Indonesia.

Kedua, Kukar memiliki budaya melayu Kutai yang masih bertahan hingga saat ini. Dan ketiga, Kukar kaya dengan budaya pedalaman yang berasal dari berbagai etnis Dayak yang terus memelihara tradisi dan budayanya.

“Kukar juga kaya akan keragaman satwa liar khas Klimantan, dengan memiliki tempat untuk wisata petualangan terutama di kawasan hutan tropis dan pedalaman,” ujarnya.

Sekda Kukar Marli juga, berharap kepada semua peserta kongres CIOFF dapat menikmati keindahan alam wisata yang dimiliki Kutai Kartanegara.

“Saya berharap pelaksanaan kongres ini dapat berjalan dengan lancar, dan nyaman selama berada di kota Tenggarong, serta dapat menikmati berbagai kuliner dan kerajinan daerah, serta obyek wisata lainnya,” harap Marli.

Sementara itu Presiden CIOFF Dunia Mr. Phillipe Beusant mengapresiasi atas sambutan dan dukungan tuan rumah penyelenggaraan CIOFF Indonesia khususnya Kutai Kartanegara.

“CIOFF ini merupakan organisasi Internasional yang bekerjasama dengan UNISCO di bawah naungan PBB. CIOFF melakukan kegiatan setiap tahun untuk menjembatani hubungan pemerintah Indonesia dengan negara lain di samping membawa misi perdamaian dunia,” katanya.

Setelah menyampaikan sambutannya, Mr. Phillipe Beusant juga memperkenalkan jajaran tim CIOFF Dunia termasuk perkenalan 50 negara dengan 120 peserta Kongres CIOFF berlangsung meriah. Pembukaan kongres CIOFF diakhiri dengan penampilan tarian khas dayak, mengundang rasa penasaran para peserta CIOFF secara langsung melihat keragaman budaya Indonesia begitu tampil memukau. (irwan/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.