WARTAKALTIM.CO, KOTA BANGUN – Kebakaran menimpa rumah Solikul Hadi (40), warga  Dusun Bukit Makmur RT. 09 Kota Bangun III/ SP3 Kecamatan. Kota Bangun. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (25/11/2017) sekitar pukul 14.30 Wite.

Menurut penuturan saksi tetangga korban, Heri Widodo (33) dan Hariyanto  (23)  saat mereka sedang duduk didepan rumah terdengar suara konsleting di rumah Solikun dan  melihat percikan api kemudian merambat dari dinding sebelah kiri rumah korban. Ketika itu situasi rumah dalam keadaan sepi dengan pintu dan jendela rumah dalam keadaan tertutup rapat selanjutnya Hariyanto lansung meminta tolong kepada warga untuk memadamkan api.

“Setelah melihat percikan api dan kumpalan asap itam, saya langsung berteriak minta tolong kepada warga setempat untuk Bersama memadamkan api” kata Hariyadi.

Lanjut Hariyadi warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dengan menerobos rumah korban yang keadaan terkunci nomun kobaran api dengan cepat disertai angina kencang, akhirnya api merambat ke rumah Sabar (54) dan rumah Eko Wahyu Niyanto (29). Akibat kebakaran tersebut dua rumah habis dilalap sijago merah berikut barang-barang yang ada dan satu rumah separoh terbakar.

Dirinya mengetahui adanya kebakaran di rumah Sunarti setelah melihat ada kepulan asap hitam dari atas atap rumah korban yang masih satu bangunan dengan bangunan rumah yang terbakar untuk membantu menyelamatkan barang-barang. Dan ternyata rumah dalam keadaan kosong tanpa penghuni, api berasal dari ruang tengah rumah korban, para warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Selang beberapa saat barulah pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian setelah ada warga yang menghubungi aparat kepolisian. Dikatakannya, api secara total dapat dipadamkan oleh satu unit damkar dari PT. Itchi dan dibantu warga.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Kota Bangun AKP Subari, S.sos, MH, mengatakan peristiwa kebakaran ini menyebabkan hampir seluruh isi bangunan rumah ludes. Dimana untuk Kerugian secara keseluruhan diperkirakan Rp 200 juta, karena selain rumah kebakaran juga barang-barang milik korban.

“Kebakaran dugaan sementara  diakibatkan konsleting listrik (arus pendek), yang pasti dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah sedang pergi,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika meninggalkan rumah, karena sekarang  ini rawan terjadi kebakaran.(ekho/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.