Satu kali panen hasilkan 12 Ton dengan Omset Rp 48 juta

POTENSI Alam di Muara Badak Ilir Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sangat berlimpah, salah satunya melalui pembudidayaan rumput laut yang saat ini mulai dikembangkan warga setempat. Bahkan dari hasil budidaya tersebut satu kali panen dengan cuaca yang bagus bisa menghasilkan 12 Ton/bulan rumput laut kering yang dihargai perkilonya Rp 4.000 dengan total omset perbulan sebesar Rp 48 juta.

“Alhamdulillah, rumput laut yang kita budidayakan ini sangat menjanjikan. Begitu memasuki musim panen dengan cuaca yang bagus dalam sebulan dapat menghasilkan 12 ton rumput laut kering,” kata Ketua Kelompok Tani Salok Sembalak Muara Badak Ilir Ramlan, Sabtu (25/11/2017).

Menurut Ramlan, kelompoknya saat ini berjumlah 10 orang dengan luasan lahan tambak tempat budidaya rumput laut sekitar 30 hektar.

“Luasan lahan yang kita miliki seluruhnya hampir 47  hektar, 30 hektar digunakan untuk budidaya rumput laut, sedangkan sisasnya dikembangkan budidaya lainnya seperti kepiting, udang, dan ikan bandeng tambak,” ujarnya.

Guna pengembangan selanjutnya, Ramlan berharap kepada pihak swasta maupun pemerintah daerah dapat memberikan bimbingan dan memantau aktivitas petambak yang ada di Muara Badak Ilir yang terbilang potensial dan menjanjikan secara ekonomis seperti pengembangan budidaya rumput laut.

“Sampai saat ini, kelompok kami belum pernah mendapat bantuan baik dari pihak swasta maupun pemerintah dalam pengembangan rumput laut di Muara Badak, kami sangat berharap pemerintah maupun pihak swasta bisa memantau langsung aktivitas kami disini, sehingga apa budidaya rumput laut di daerah ini bisa semakin berkembang,” harap Ramlan. (wkc/wkc)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.