Mengenaskan, Karyawan PT. Area Kaltim Tewas Tersengat Listrik

Mengenaskan, Karyawan PT. Area Kaltim Tewas Tersengat Listrik

WARTAKALTIM.CO, KEMBANG JANGGUT –  Gara-gara lupa mematikan listrik saat menganggkat mesing pompa air , Zaenal Effendi (21), Karyawan PT  Rea Kaltim warga Alamat Desa Kembang Janggut Rt 05 Kecamatan .  kembang Janggut kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Tewas,  Kamis (30/11/2017).

Diperoleh keterangan saksi Daud (25) teman bekerja, selesai bekerja pengurasan genangan air di atas ballon bio gas dengan menggunakan Pompa air listrik Daud meninggalkan lantaran pekerjaan sudah selesai, selanjutnya Zaenal Effendi bermaksud membersihan rumput di sekitaran Ballon Bio Gas, pada saat berinisiatif untuk mengangkat Mesin sedot air listrik ternyata korban tidak sadar jika kabel itu masih ada aliran listrik karena lupa mematikan dan mencabut stop contak.

Celakanya, mengangkat mesin sedot air ada aliran listrik mengenai kedua tangan korban. Praktis, korban tersengat listrik. Sengatan listrik tersebut semakin diperparah dengan kondisi tubuh korbas dalam keadaan basah.dan lokasi yang becek.

Kapolres AKBP Fadillah Zulkarnaen, S.IK, SH, melalui Kapolsek Kembang Janggut AKP Salamu mengatakan, “Korban juga lupa memakai sepatu. Sedangkan mesin pompa air itu masih ada aliran listriknya,” ujar kapolsek.

Akibat sengatan listrik tersebut, korban terjatuh minta tolong. Tubuhnya hangus. Beberapa saat kemudian, Saksi Daud (25), memberi pertolongan. Dia terkejut melihat teman kerjanya Efendi terkapar didekat ballon bio gas akibat sengatan listrik. Tanpa banyak bicara, Daud mematikan aliran listrik dengan cara mencabut kabel dari stop contak.

Berselang kemudian datang Retno Bawono (25) Bersama Daud menolong Zaenal Effendi yang sudah dalam kondisi kritis” Saat kami bawa ke Klinik, kondisi korban sangat kritis tetapi masih bernafas, sesampai di Klinit Zaenal Effendi jiwanya tidak dapat diselamatkan,” kata Retno Bawono dibenarkan oleh Daud.

Lanjut Kapolsek Kembang Janggut Salamun mengtakan,  pihaknya sudah melakukan olah TKP kasus tewasnya warga yang tersengat listrik ini. Menurutnya, korban kesetrum diduga karena lupa mematikan saluran listrik saat hendak memindahkan pompa air.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, korban tidak mematikan saluran listriknya. Kami mengimbau, bagi masyarakat yang berurusan dengan kebel listrik, hendaknya mematikan aliran listrik terlebih dahulu sebelum memegang mesin pompa air,  Ini pelajaran,” katanya.(ekho/wkc)

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *