Anwar Haidar : Kasus Kejahatan di Kukar Menurun

Anwar Haidar : Kasus Kejahatan di Kukar Menurun

WARTAKALTIM.CO, KUKAR – Menjelang akhir tahun 2017, Polres Kukar menyampaikan laporan kasus-kasus yang sudah ditangani di wilayah hukum Kukar selama satu tahun penuh. Tiga kasus diantaranya memiliki frekuensi tinggi yang mempengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, SI.K, M.Si, didampingi Waka Polres Kukar Kompol Andre Anas, menyebutkan tiga kasus tersebut adalah Narkoba curian kendaraan bermotor (curanmor) dan curian dengan pemberatan (curat).

“Tiga kasus ini yang perlu dilingkari dalam pembahasan situasi kamtibmas di tahun 2017,”ujarnya Anwar Haidar saat jumpa pers Akhir Tahun 2017, di Gedung serba guna Polres lantai 2 Kecamatan Tenggarong, Jumat (29/12/2017).

Terhitung pada tahun 2017, Polres Kukar  menerima laporan Curanmor laporan masuk 102, selesai 36. Sementara Curat berjumlah 110 kasus dan berhasil diselesaikan yaitu 68. Narkoba laporan masuk 249 kasus, selesai 249.

Pada perbandingan kasus-kasus data kejahatan antara tahun 2016 dan 2017. Polres Kukar menghitung secara global kasus Konvensional pada tahun 2016 lapor sebanyak 819 seslesai 539 kasus, sementara ditahun 2017 lapor 637 kasus selesai hanya 435 kasus. Sementara Kejahatan Transnasional masing tahun 2016 sebanyak 397 kasus di tahun 2017 sebanyak 249 kasus dan dua tahun berturut-turut penyelesaian 100 %.

“Di tahun 2017 hampir rata-rata kasus dapat ditekan dan cenderung menurun. Narkoba jenis Sabu-sabu cenderung naik dari 948,78 gram/ bruto tahun 2017 menjadi 1.419.03 gram/bruto,” tambahnya.

Selain tiga kejahatan Anwar Haidar  juga menyampaikan beberapa jenis kejahatan lainnya yang mengalami penurunan di tahun 2017, seperti perampokan, penyelundupan dan Teroris.

Meski demikian, Polres Kukar  pun memaparkan jumlah kasus yang cenderung mengalami kenaikan yakni kasus Kmtibcar lantas, kecelakaan lalulintas dari 133 di tahun 2017 naik menjadi  137. Tetapi korban meninggal dunia cenderung menurun dari korban MD 43 jiwa sementara tahun 2017 menurun menjadi 20 Jiwa.

“Pelanggaran Lalulintas juga naik polres  menerima laporan sebanyak 6.390 kasus di tahun 2017 mengalami kenaikan menjadi 11.074 kasus,” tegasnya

Polres siap menyelesaikan perkara-perkara baik yang sudah atau belum ditangani hingga penghujung tahun. Ia juga mengimbuhkan bahwa tidak ada titik berat atau fokus khusus yang ditangani setelah laporan akhir tahun disampaikan. “Tidak ada titik berat atau satu kasus khusus yang kami fokuskan pada saat ini, semuanya akan kita selesaikan sesuai ranah kami,”. Pungkasnya. (ekho/irw/wkc)

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *