WARTAKALTIM.CO, KUKAR – Kota Perjuangan Sangasanga menjelang peringatan hari jadinya yang ke-71, dihebohkan dengan penemuan ribuan amunisi aktif  kaliber 7,62 mm oleh Sumir (45) bersama adiknya Jimmy (24) warga Jalan Sunyono RT 02 Kelurahan Jawa Kecamatan Sangasanga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Penemuan ratusan amunisi tersebut ketika Sumir membuat kolam di kebun miliknya yang berada di belakang rumahnya, Sabtu (06/01/2018).

Dari Informasi yang dihimpun wartakaltim.co. ketika itu, Sumir sedang menggali tanah untuk membuat Kolam Ikan berjarak 15 M dibelakang rumahnya. Namun, saat penggalian mencapai kedalaman 1 meter sekopnya ( Kong)  menyentuh benda keras berupa peti kayu yang sudah lapuk. Penasaran, Sumir yang ditemani oleh adiknya menggali lebih dalam lagi dan menemukan amunisi tersebut.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Koramil Sangasanga, selanjutnya Babinsa Sertu Mursidi bersama Bhabinkamtibmas Bripka Darwis Rakib menuju TKP penemuan Amunisi dan mengamankan lokasi galian berikut ribuan amunisi.

‎Petugas Babinsa Sertu Marsudi bersama Bhabinkamtibmas Bripka Darwis Rakib tersebut selanjutnya berkoordinasi dengan Koramil dan Polsek Sangasanga untuk membawa butiran amunisi itu ke Mapolsek Sangasanga demi keamanan.

Dandim 0906/Tgr Letkol Inf. Jansen P. Nainggolan, S.IP, melalui Danramil Sangasanga Kapt. Arh Sugeng Winarto mengatakan, saat ini ribuan amunisi itu setelah dilakukan pemeriksaan kemudian dikirim ke Kodim Tenggarong.

‎ “Amunisi yang ditemukan setelah dilakukan pengecekan, dihitung selanjutnya kami bawa ke Kodim Tenggarong demi keamanan,” kata Kapt Sugeng.

Sementara itu Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, SI.K, M.Si melalui Kapolsek Sangasanga IPTU Reza Pratama R Yusuf menuturkan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung mendatangi lokasi, dan melalakukan evakuasi di lahan seluas 4 x 10 m yang hendak dijadikan kolam ikan oleh warga.

“Sebanyak 1000 butir amunisi aktif dengan kaliber 7,62 mm sudah kita amankan, sementara aktivitas pembuatan kolam dihentikan sementara waktu,” tegasnya.

Kapolsek juga menghimbau kepada pemilik lahan untuk tidak menerusakan dulu kegiatannya dalam membuat kolam ikan dan tidak melakukan penggalian disekitar lokasi tersebut guna mengantisipasi masih adanya alat-alat amunisi lain yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

“Jauhi dan mohon sementara waktu tidak melanjutkan kegiatan pembuatan kolam, karna diduga masih ada amunisi yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,”. Pintanya. (ekho/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.