Pemkab Kukar Raih B Hasil Penilaian SAKIP KemenPAN-RB

Pemkab Kukar Raih B Hasil Penilaian SAKIP KemenPAN-RB
Photo Credit To Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarsi (PANRB) Asman Abnur Saat Menyerahkan Penghargaan Kepada Sekda Kukar H Marli (Foto: Yuliati)

WARTAKALTIM.CO, DENPASAR – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mendapatkan penghargaan  dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), kali ini penghargaan yang diterima berdasarkan hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada tahun 2017 untuk wilayah II yang meliputi Kalimantan, Lampung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur dan diterima Sekkab Kukar H Marli, di Nusa Dua Bali,  Rabu (31/12018) lalu.

Turut hadir dari Pemerintah Kukar Kepala Bapedda Kukar Wiyono, Kabag Organisasi H Supriyanto.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengapresiasi kepada kabupaten/kota yang telah melakukan upaya perbaikan bagi peningkatan efesiensi birokrasi. Terdapat satu pemkab dan satu propinsi yang berpredikat A, sementara 17 pemprop dan kabupaten/kota berpredikat BB.  Diwilayah II ini juga terdapat 52 kabupaten/kota dengan predikat B, ia berharap  diwilayah  II ini tidak ada lagi yang berpredikat  D, namun masih terdapat  kabupaten/kota dengan predikat CC dan 35 kabupaten/kota dengan predikat C.

“Saya berharap untuk 81 kabupaten/kota yang masuk dalam kategori C dan CC segera lakukan studi tiru kepada instansi pemerintah lain yang sudah lebih baik dalam menerapkan  SAKIP yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu Sekda Kukar H Marli ditemui usai menerima penghargaan tersebut merasa senang dan besyukur karena pemda Kukar kali ini berhasil mendapatkan nilai  B (65) yang sebelumnya mendapatkan nilai CC ( 61).

 “Prestasi ini  hendaknya menjadikan motivasi bagi  kita semua dan mudah – mudahan tahun depan kita bisa lebih meningkat lagi dari B menjadi BB, dengan syarat seluruh OPD bisa memahami tentang SAKIP secara utuh,” harapnya lagi. (medsi03/wkc)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *