Sindikat Pencurian Motor di Tenggarong Diringus Polisi

Sindikat Pencurian Motor di Tenggarong Diringus Polisi

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor roda dua dengan menangkap dua orang terduga pencurian. Dalam aksinya, komplotan ini melengkapi diri dengan senjata api dan senjata tajam.

“Senjata api dan senjata tajam ini untuk jaga-jaga, bisa digunakan untuk mengancam bahkan sampai melukai korban,” ujar Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar didampingi Kapolsek Tenggarong Iptu Trijadi, Jumat (09/02/2018).

Dia mengatakan, terduga adalah MA (28) recidivis dan AA (27) tercatat sebagai warga  Tenggarong ditangkap berdasarkan laporan dari warga bahwa adanya orang yang tidak dikenal dan mencurigakan.”Atas laporan dari masyarakat itu, selanjutnya kami perintahkan untuk melakukan oleh TKP,” kata Haidar Anwar.

Selanjutnya Kapolres menuturkan, komplotan ini terungkap saat terjadi pencurian di sekitar jln Patin Kuning Kecamatan Tenggarong sekira pukul 01.00. Dari keterangan korban dan saksi, petugas selanjutnya melakukan pengejaran hingga akhirnya menangkap MA (28) telah melakukan pencurian sepeda gunung bersama seorang teman nya (DPO).

Sementara itu di hari yang sama AA (27) merupakan komplotan juga diamankan unit opsnal sat reskrim lantaran diduga telah melakukan curanmor roda 2 dengan plat nomor kendaraan R KT 4098 OU tempat kejadian perkara (TKP) di Kelurahan Timbau Gg 3 tenggarong.

“Setelah mengamankan dua tersangka (TSK) dan barang bukti (BB) tim melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan di temukan Barang bukti lain yg diduga hasil dari kejahatan yang mereka lakukan baik curanmor maupun pencurian rumah kosong,” tandasnya

Sebagai barang bukti, diamankan 12 unit sepeda motor berbagai jenis kendaraan , 13 Velg Motor R2 (unit sudah terjual pretelan), 38 (tiga puluh delapan) Hand phone berbagai merk, 5 (lima ) buah senjata api jenis Senjata api rakitan diantaranya Senpi rakitan beserta amunisi cal 7,62, Senjata rakitan warna coklat modif, Senjata angin merk BSA coklat modif, Senjata angin sap inova modif, Senjata angin ben frank modif dan senjata tajam berupa Golok sebanyak 9 (Sembilan) buah.

Selain itu Polisi juga mengamankan sebanyak 5 (lima) lembar Surat tanda nomor kendaraan masing-masing 1 lembar STNK R2 jup z KT 5832 UK, 1 lbr STNK R4 mitsubishi KT 8867 BL, 1 lbr STNK R2 jup mx KT 5541 WE, 1 lbr STNK HONDA KT 4241 CA, 1 BPKB R2 jup z KT 5836 UK dan sebanyak 11 (sebelas ) buah sepeda gunung berbagai jenis merek.

Komplotan tersebut kerap mengincar sepeda motor yang tengah ditinggalkan pemiliknya, baik di lingkungan permukiman, pertokoan dan lain sebagainya, baik pada siang maupun malam hari. Wilayah aksi mereka mencakup Kota Tenggarong dan sekitarnya.

Saat menemukan target dengan situasi yang dirasa aman, mereka merusak kunci motor menggunakan astag dan alat yang sudah disiapkan. Dalam waktu singkat mereka selanjutnya membawa lari kendaraan curian menjauhi lokasi. Kendaraan tersebut kemudian dijual kepada penadah.

Dari hasil keterangan sementara, komplotan pencurian kendaraan bermotor ini sudah beraksi di sejumlah tempat di Tenggarong. Namun saat ini pendalaman masih dilakukan oleh kepolisian.

“Kemungkinan masih ada pelaku dan barang bukti yang akan kita kejar,” Jelasnya.(ekho/wkc)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *