WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Kesehatan, 5 (lima) perusahan resmi menandatangani perjanjian kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Utama Samarinda, terkait jaminan kesehatan bagi warga tidak mampu disekitar areal konsesi perusahan di Kecamatan Loa Janan.

Penandatangan perjanjian tersebut disaksikan Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, berlangsung digedung serbaguna Kantor Camat Loa Janan, Selasa (27/3/2018).

Adapun perusahaan yang melakukan penandatangan yaitu  PT Anugrah Bara Kaltim (ABK), PT Alam Bara Pratama (ABP), PT Karya Putra Borneo (KPB), PT Kaltim Batu Manunggal (KBM), dan PT Bara Multi Sukses Sarana.

Camat Loa Janan Muhaji mengatakan berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2017 dari delapan desa yang berada dikecamatan Loa Janan terdapat sebanyak 4.795 warga kurang mampu telah menjadi peserta BPJS kesehatan dan sebanyak 3.927 jiwanya lagi belum menjadi anggota BPJS kesehatan.

Lebih lanjut Muhaji mengatakan berdasarkan data tersebut pihaknya melakukan verifikasi yang melibatkan unsur Muspika Kecamatan Loa Janan, pihak perwakilan perusahaan, kepala desa seKecamatan Loa Janan dan perwakilan BPJS Kukar sehingga terhimpun data sebanyak 4073 jiwa yang nantinya akan menjadi tanggungan perusahaan.

“Dari 4073 jiwa tersebut nantinya akan ditanggung oleh 12 perusahaan yang berada di Kecamatan Loa Janan, namun untuk penandatangan pada hari ini baru dilakukan oleh lima perusahaan sisanya tujuh perusahaan akan segera menyusul,” ucap Muhaji.

Sementara Kepala Utama BPJS cabang Samarinda Nurifansyah mengapresiasi Pemerintah Kukar serta seluruh pemangku kepentingan yang ada, karena telah turut berperan aktif dalam menyehatkan masyarakat Indonesia khususnya penduduk di Kukar melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Apa yang kita lakukan pada hari ini mengingatkan kita terhadap falsafah negara yaitu Pancasila terutama sila kelima, dimana setiap orang berhak atas keadilan sosial, salah satunya memperoleh akses dibidang kesehatan yang sama,” ucap Nurifansyah.

Sementara itu, Edi Damansyah mengapresiasi perusahaan yang tergabung dalam CSR Kukar dalam mengalokasikan dana CSR kesehatannya, guna menjamin warga kurang mampu yang berada disekitar areal konsesi perusahan.

“Apa yang telah dilakukan tersebut adalah bentuk dalam mengoptimalkan dana CSR kesehatan agar tepat sasaran,” kata Edi

Lebih lanjut Edi ingin dalam waktu dekat kegiatan serupa bisa dilaksanakan dikecamatan lainnya, sehingga kedepannya seluruh warga tidak mampu yang berada disekitar perusahaan bisa merasakan langsung dana bantuan CSR khusus kesehatan.

“Saya ingin kedepannya seluruh kecamatan melakukan hal yang sama, sehingga dana CSR khusus kesehatan bisa tepat sasaran,” pinta Edi Damansyah.

Pada kesempatan tersebut Edi juga meminta kepada BPJS kesehatan dan perusahan yang telah melaksanakan penandatanganan kerjasama untuk menyelesaikan segala keperluan administrasi yang dibutuhkan, sehingga kartu jaminan kesehatan yang telah diserahkannya secara simbolis kepada warga tidak mampu tersebut bisa digunakan mulai bulan April 2018 ini.

Penulis : hendro/medsi08

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.