WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan pada hari ini adalah wisuda sekaligus penyerahan kembali siswa/i kepada orang tua, setelah dibimbing oleh para guru selama 3 (tiga) tahun dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Sangasanga.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sangasanga saat acara Pelepasan dan Wisuda Angkatan XXII Tahun Pelajaran 2017/2018 berlangsung di Gedung Wisma Ria PT Pertamina Sangasanga, Rabu (3/5/2018).

“Saya berpesan kepada siswa/i yang sudah diwisuda agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” kata Faharuddin.

Menurut dia, kerjasama antara dewan guru dan wali murid selama ini berjalan baik dan terlibat dalam memajukan pendidikan. Untuk itu sesuai dengan tema pelepasan tahun ini “Merajut prestasi di Era Kompetensi dan Tantangan Global” yang mengutamakan kompetensi diri para siswa-siswi.

“Kedepankan kompetensi diberbagai bidang sebagai modal untuk mengelola potensi diri, pastikan kemana hendak memilih perguruan tinggi, jangan takut bersaing melainkan gantungkan cita-cita yang tinggi dalam menggapai prestasi gemilang,” ujarnya.

Ditambahkan Faharuddin, masa depan anak-anak terbuka lebar dan tentunya membutuhkan perjuangan yang masih panjang.

“Saya juga berharap kepada para orang tua wali murid agar memberikan dorongan dan semangat kepada putra-putrinya agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Kepada anak-anak ku, jaga nama baik Almamater kalian,” pesannya.

Pelepasan dan wisuda tersebut juga mendapat sambutan dari Camat Sangasanga Gunawan memberikan apresiasi dan selamat kepada ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1 Sangasanga.

“Selamat wisuda, semoga apa yang sudah didapat selama dalam proses belajar mengajar bertambah dewasa dan bisa menentukan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

Adapun jumlah siswa-siswi SMA Negeri 1 Sangasanga yang diwisuda sebanyak 140 siswa terdiri dari jurusan IPA 92 siswa, jurusan IPS 48 siswa. Pelepasan para siswa-siswi tersebut juga didampingi para orang tua, dimana para siswa berkostum setelan jas. Sedangkan bagi siswi sendiri mengenakan busana kebaya ala Kartni. (ekho/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.