WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah resmi mencanangkan Kampung Keluarga Berencana (KB) Delta Kencana Desa Tani Baru Kecamatan Anggana. Pencanangan tersebut ditandai penandatanganan prasasti kampung KB, disaksikan Plt Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar H Chairil Anwar, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk (Dalduk) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim Khusnul, Camat Anggana Norhairi, Kades Tani Baru H Muhammad Ilyas dan undangan lainnya, di Gedung SDN 014 Tani Baru, Kamis (24/5/2018).

Dalam laporannya, Plt DP2KB Kukar Chairil Anwar mengatakan pencananangan kampung KB Delta Kencana Desa Tani baru tersebut merupakan kampung yang sangat tertinggal. Kendati demikian sesuai program pemerintah, desa Tani Baru Anggana merupakan salah satu desa di Kukar yang dicanangkan sebagai kampung KB.

“Pencanangan kampung KB di Kukar sudah dilakukan selama 2 periode yakni pertama pada tahun 2016-2017 dan periode kedua tahun 2018  termasuk didalamnya Desa Tani Baru Anggana,” katanya.

Menurut Chairil Anwar, kampung KB merupakan miniatur dasar ditingkat lini dalam menjalankan program KB, terutama lingkup pelayanan kesehatan KB, termasuk didalamnya pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera. “Dengan menggerakkan program KB, diyakini akan terwujudnya keluarga kecil bahagia, dua anak cukup, jangan ada perbedaan, saling toleran, dan kasih sayang,” ujar Chairil yang juga Asisten I Setkab Kukar.

Sementara itu Plt Bupati Kukar Edi Damansyah mengapresiasi atas pencanangan kampung KB Delta Kencana Tani Baru. “Saya minta kepada semua pemangku kepentingan termasuk desa setempat agar terus membangun komunikasi dan berkomitmen dalam menghidupkan berbagai kegiatan terutama mensosialisasikan kepada masyarakat akan keberadaan Kampung KB Delta Kencana desa Tani Baru,” katanya.

Menurut Edi, keberadaan kampung KB tersebut dapat dimanfaatkan dengan berbagai sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya menyangkut kesehatan ibu hamil, menyesui dan melahirkan. Hal tersebut kata Edi sangat penting dan bagian dari upaya mendorong program KB bisa tumbuh dengan baik. “Pemkab Kukar terus memberikan perhatian serius terhadap program KB, salah satunya dalam upaya menurunkan angka kematian bayi, ibu hamil dan melahirkan,” katanya.

Edi Damansyah juga mengajak kepada masyarakat desa Tani Baru agar mengikuti anjuran pemerintah melalui program keluarga berencana yakni keluarga kecil bahagia sejahtera. “Pemerintah hanya menganjurkan dua anak cukup, kalau ada yang sudah lebih tidak apa-apa tapi jangan nambah lagi. Gunakan kontrasepsi pengendaliannya,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Edi Damansyah memberikan dua buah dorprize kepada kader dan pengurus organisasi kelompok kerja teknis KB. Sebelum memberikan dorprize terlebih dahulu Edi Damansyah memberikan pertanyaan pertama seputar pelayanan dan pemahaman terkait kontrasepsi program KB. Kedua pertanyaan tersebut berhasil dijawab dan mendapatkan dorprize yang diserahkan oleh Ketua Tim PKK Kukar Hj Maslinawati Edi Damansyah, dan dorprize kedua diserahkan oleh Kabid Dalduk BKKBN Provinsi Kaltim Khusnul. (irw/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.