WARTAKALTIM.CO, BERAU – Himpunan Pendidik dan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Provinsai Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dan Dikmas menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) bagi Pengelola PAUD Daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terbelakang)  se- Kabupaten Berau.

Para Kepala Sekolah dan Lembaga Paud Berau saat mengikuti pelatihan peningkatan pengelolaan lembaga Paud. (Foto: Istimewa)

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 orang Kepala Sekolah dan Pengelola PAUD di 12 Kecamatan Kabupaten Berau, berlangusng 23 s/d 27 Agustus 2018 di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Pendidikan Berau.

“Saya mengapresiasi atas kerja keras para pengurus HIMPAUDI Kaltim yang telah melakukan pembinaan dan peduli terhadap dunia pendidikan usia dini khususnya di Kabupaten Berau,” sambut Kepala Dinas Pendidikan Berau Basri Sahrin saat membuka Diklat Pengelolaan Paud.

Menurut Basri, kegiatan ini sangat positif dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap para Kepala PAUD terutama dalam mengelola lembaganya masing-masing.

“Saya berpesan kepada semua kepala sekolah Paud, agar mengikuti dengan baik. Gunakan waktu sebaik-baiknya, pelajari dan tingkatkan pengetahuan sehingga daya saing pendidikan Berau dapat diperhitungkan dimasa mendatang,” ujar Basri yang juga didampingi Kasi Paud Ali Syahbana.

Sementara itu Ketua Himpaudi Kaltim Hj Sri Ningsih mengatakan, kegiatan pembinaan tersebut sudah diprogramkan melalui program Himpaudi Kaltim.

“Pembinaan ini merupakan salah satu upaya Himpaudi Kaltim untuk memberikan yang terbaik bagi semua pengelola Paud di Kaltim khususnya di Berau, agar memiliki kompetensi hingga manajemen pengelolaan lembaga Paud,” katanya.

Menurut Ningsih, adanya pelatihan dan diklat bagi kepala sekolah dan pengelola PAUD se Kabupaten Berau yang saat ini dikategorikan 3T dapat keluar dari 3T.

“Ya, untuk Kabupaten Berau sendiri tinggal satu huruf yaitu Tertinggal, mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini nantinya bisa keluar dari huruf 3T,” ujarnya.

“Tentunya dengan dukungan semua pihak termasuk kepedulian pemerintah daerah betul-betul memperhatikan pendidikan khususnya ditingkat bawah PAUD dan TK,” harapnya.

Ditambahkan Ningsih, melalui pendidikan usia dini, dapat ditanamkan perilaku yang baik dan membentuk karakter berkualitas generasi dimasa mendatang. Terlebih di Era Teknologi Digital saat ini.

“Saya berharap semua pengelola PAUD memiliki kompetensi yang handal dan berdaya saing dalam memajukan dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Berau,”. Demikian harap Ningsih.

(adv/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.