Beginilah suasana antusias para warga Muara Muntai saat mengikuti pelayanan kesehatan gratis. (Foto: Dedy)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Ratusan warga di Kecamatan Muara Muntai dan sekitarnya menyambut gembira atas adanya kegiatan Bhakti Sosial Pelayanan Kesehatan Gratis.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan RSUD AM Parikesit Tenggarong yang berlangsung seharian penuh di Puskesmas Muara Muntai, Kamis (4/10//2018).

“Pelayanan kesehatan gratis ini langsung disambut antusias ratusan warga Muara Muntai dan sekitarnya. Bahkan turut dirasakan juga oleh warga Kutai Barat yakni Tanjung Isuy,” kata Plt Puskesmas melalui Kepala Kesehatan Rujukan Adelina Batara SK. M.,Kes.

Menurut Adelina, dalam pelayanan pengobatan gratis tersebut dikhususkan bagi warga yang mengalami gangguan syaraf.

“Ya, sebanyak 123 warga telah mendaftar mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang dikhususkan gangguan syaraf. Pengobatannya sendiri langsung ditangani para dokter spesialis syaraf dari RSUD AM Parikesit, Tenggarong,” ujarnya.

Sementara itu Dr. Ibone Soedjarto, M. Si., Sp. S. Med mengatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pelayanan spesialistik terutama ke PPK1 (Pemberi Pelayanan Kesehatan) atau pelayanan ditingkat primer sehingga pasien-pasien tidak harus dirujuk ke PPK2 atau ke Rumah Sakit (RS).

“Jadi, ini untuk membantu masyarakat baik dari segi biaya maupun transportasinya. Paling tidak bisa ditransfer keilmuan baik di PPK1 maupun PPK2 yang berkunjung langsung ke Puskesmas, terutama bagi dokter spesialis. Tidak hanya di Muara Muntai tapi nantinya juga akan ada dokter-dokter spesialis lainnya akan berkunjung ke setiap kecamatan Kukar,” katanya.

Diakui Dr Ibone, pelayanan kesehatan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat setempat. Bahkan mereka rela antri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Saya melihat antusias masyarakat disini sangat bagus, bahkan kalau dibandingkan dengan kunjungan yang ada di poli syaraf RS, ya sekitar 50-60 orang, sedangkan disini jauh lebih banyak. Artinya kunjungan kami kesini mendapat respon positif dan antusias dari masyarakat,” katanya.

Adapun penyakit yang dialami para warga, lanjut Dr Ibone yakni penyakit yang sifatnya mencegah. Contohnya, hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat dicegah dengan menjaga pola makan. Ada juga yang mengalami penyakit stroke harus menghindari resiko-resikonya, seperti kolestrol, hipertansi, kencing manis dan sebagainya.

“Ya rata-rata yang berobat ini memiliki resiko-resiko diatas. Saya juga melihat para pasien dan keluarga belum sepenuhnya memahami apa itu penyakit yang bersifat panjang dan cara menghindarinya, seperti penyakit stroke dan lainnya. Semoga pengobatan ini, dapat memberikan edukasi langsung kepada masyarakat untuk menghindari hal-hal yang dapat menjadi sumber penyakit,” ujarnya.

Adapun Itai salah satu pasien yang mendapat pelayanan pengobatan gratis berharap kegiatan tersebut terus dapat dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pengobatan secara gratis.

“Terima kasih kepada pemkab Kukar dalam hal ini Dinkes Kukar dan para dokter spesialis RSUD AM Parikesit yang sudah datang dan memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat Muara Muntai. Yang jelas, kami sangat berharap kegiatan ini bisa terus diprogramkan, ya mungkin tiga bulan sekali. Mengingat ekonomi masyarakat saat ini jauh menurun dan berdampak terhadap pembiayaan yang dikeluarkan jika harus berobat jauh ke RS baik itu di RS Kota Bangun maupun di RSUD AM Parikesit,” harapnya.

(wan/dedy)

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.