Ketua Pelaksana Kegiatan 100 tahun desa selerong Hairil Otto. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Sebagai bentuk rasa syukur dan melestarikan adat istiadat serta untuk menghormati jasa para pendahulu desa Selerong Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar) yang kini memasuki usia 1 abad atau 100 tahun sejak 15 Oktober 1918 silam.

Secara swadaya, warga setempat pun menggelar berbagai kegiatan bertemakan “Pelas Benua 100 Tahun Desa Selerong”. Salah satunya Turnamen Futsal dan Volly Ball serta pertandingan olahraga tradisional lainnya dengan total hadiah ratusan juta rupiah.

Suasana latihan para penari siap sukseskan pembukaan turnamen futsal dan volly ball Pelas benua 1 Abad desa Selerong, Sebulu, Kukar. (Foto: Irwan)

“Ya, kegiatan ini untuk menghormati jasa-jasa para pendahulu Selerong dirangkai dengan berbagai kegiatan, mulai dari Haulan, Shalat Hajat dan Doa bersama hingga turnamen futsal, volly, dan olahraga tradisional lainnya dengan total hadiah sebesar Rp177,500,000,-,” kata Ketua Panitia 100 Tahun Desa Selerong Hairil Otto, Sabtu (13/10/2018) di Selerong.

Baca juga: Uji Kelayakan Sayur, Dinas Ketahanan Pangan Lakukan Pepticide Tes

Menurut Hairil hadiah yang disiapkan panitia tersebut murni dari swadaya masyarakat setempat.

“Jadi, hadiah yang disiapkan tersebut murni dari swadaya masyarakat. Kita tidak mengambil dari anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) maupun pihak ketiga atau sponsor lainnya,” ujarnya.

Diakui Hairil pihaknya juga sempat melirik sponsor untuk kegitan dimaksud, namun sampai mendekati pelaksanaan belum ada yang mensponsori dan tetap berjalan sesuai jadwal pagelaran Minggu (14/10/2018) hari ini di Alun-alun Kantor Desa Selerong, Sebulu selama 40 hari 40 malam.

“Ya, ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya, sebagai wujud cinta kami untuk Selerong. Acara ini sendiri diinisiatori oleh Kades Selerong (H Badrun-red) dan saya hanya sebagai pelaksana kegiatan,” katanya.

Adapun jenis lomba dan hadiah masing-masing Cabang Olahraga (Cabor), sebut Hairil yakni futsal tingkat umum juara I dengan hadiah Rp10 juta, juara II Rp5 juta, juara III Rp3 juta, juara IV Rp1.5 juta dan top score Rp500 ribu. Futsal putri tingkat umum, juara I Rp5 juta, juara II Rp2,5 juta, juara III Rp1,5 juta, juara IV Rp1 juta dan top score Rp250 ribu.

Kemudian Futsal Putra U-18 tingkat SMP/SMA juara I Rp5 juta, juara II Rp2,5 juta, juara III Rp 1,5 juta, juara IV Rp1 juta dan top score Rp250 ribu. Futsal Putra U-12  tingkat SD/Sederajad juara I Rp1,250 ribu, juara II Rp1 juta, juara III Rp750 ribu, juara IV Rp500 ribu dan top score Rp250 ribu.

Sementara itu Cabor Volly Ball Pelas Benua Putra Tingkat Umum terdiri dari 3 orang/club. Juara I Rp3 juta, juara II Rp2 juta, juara III Rp1,5 juta, juara IV Rp1 juta. Putri juara I Rp3 juta, juara II Rp2 juta, juara III Rp1,5 juta dan juara IV Rp1 juta.

“Selain turnamen futsal dan volly ball juga lomba tradisional mulai dari begasing, behempas bantal, enggrang, asen naga, dagongan, bekiak/kolom panjang, makan jaja (bahasa Kutai berarti Kue-red) Kutai. Festival busana muslim, busana Kutai, festival azan dan iqomah, membaca surah pendek, ngapeh, bemamai, tarsul, dance bahana suara pelas benua, festival anak band hingga fashion show waria,”. Jelasnya.

(wan/wk)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.