Peserta Pelatihan Program pendidikan kecakapan wirausaha foto bersama usai pembukaan PKW. (Foto: Istimewa)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) terus memberikan perhatian serius terhadap program kecakapan hidup (life skills education), mencetak wirausaha handal dan berdaya saing melalui berbagai keterampilan sebagai bekal berwirausaha.

Salah satunya melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dengan jenis Tata Busana Menjahit Level III, kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud) RI. Dibuka Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD dan Dikmas) Kaltim melalui Kasubag Umum PB PAUD dan Dikmas Rahayu Purwaningsih, di Gedung Pertemuan SPNF SKB Tenggarong, Rabu (17/10/2018) pagi.

“Saya menyambut baik kegiatan program kecakapan wirausaha yang dilakukan SPNF-SKB Tenggarong, semoga ini membawa dampak positif bagi peningkatan wirausaha mendiri di Kutai Kartanegara,” sambut Rahayu Purwaningsih mewakili BP PAUD dan Dikmas Kaltim.

Rahayu berharap adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah semua program dapat terlaksana dengan baik. “Ya, peran pemerintah daerah juga berkewajiban memperhatikan perkembangan SPNF SKB yang ditunjang dengan pendanaan termasuk dalam biaya operasional masing-masing SPNF SKB,” ujarnya.

Kepala SPNF SKB Tenggarong Bukhori, S.Pd mengatakan pihaknya bersyukur dapat memberikan dorongan dan motivasi warga belajar yang ingin berusaha, salah satunya melalui program PKW.

“Pelatihan PKW tata busana ini diikuti oleh 20 orang terdiri dari Desa Bukit Raya sebanyak 6 orang, Karang Tunggal 11 orang, Manunggal Jaya 2 orang dan Tenggarong Kota 1 orang,” katanya.

Pelatihan ini juga lanjut Bukhori sejalan dengan perubahan rencana pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kutai Kartanegara 2016-2021 dengan fokus arah pembangunan meliputi lima pokok yakni, peningkatan pelayanan dasar, peningkatan dan pemerataan pendapatan, perluasan kesempatan berusaha, peningkatan daya saing daerah, dan kelestarian lingkungan.

“Ya, semoga kegiatan PKW ini akan memberikan dampak positif bagi warga belajar untuk terus semangat berusaha sehingga menjadi pengusaha handal dan berdaya saing dimasa mendatang,” harap Bukhori.

Sementara itu Camat Tenggarong Seberang Suhari mengapresiasi atas kegiatan PKW bagi masyarakat sebagai solusi memperbaiki ekonomi keluarga melalui pelatihan menjahit level III.

“Saya berharap kegiatan semcam ini terus dilakukan. Terima kasih saya sampaikan kepada SPNF SKB Tenggarong atas dorongan dan motivasi melalui pelatihan yang diberikan kepada warga Tenggarong seberang,” sambut Suhari.

Tidak hanya itu, Suhari juga akan memfasilitasi pelatihan kecakapan lainnya melalui program CSR perusahaan yang ada di Tenggarong seberang.

“Silahkan jalin kemitraan dengan perusahaan, saya siap menjembatani agar program CSR yang selama ini hanya untuk infrastrukur dapat juga dialihkan untuk ppelatihan kecakapan hidup,” ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan program PKW yakni, Kepala Bidang Paud dan PNF Disdikbud Kukar Maria Ester, Kades Bukit Raya Sutardi, Karang Tunggal Bambang, Manunggal Jaya, Kasi GTK Nuraini dan Kasi Kelembagaan Ida Wahyu Sayekti.

(adv/adv)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.