Beginilah kemeriahan lomba perahu ces ketinting, membelah riak ombak sungai mahakam. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengaku banyak menerima SMS (Short Message Service) dan masukan dari masyarakat agar lomba balap ces (ketinting) terus dilestarikan.

“Saya banyak menerima masukan dari masyarakat, agar lomba ketinting ini terus dilestarikan dan saya pastikan pada Festival Erau 2019 mendatang, balap ketinting akan dikemas lebih meriah lagi,” kata Edi Damansyah saat membuka Lomba balap Ketinting dalam rangka HUT ke-236 Kota Tenggarong dan HUT Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-47 Tahun, berlangsung didepan dermaga Pulau Kumala, Tenggarong, Jumat (19/10/2018).

“Saya juga turut mengapresiasi dan terima kasih kepada pihak sponsor yang telah berpartisipasi, sehingga terlaksananya lomba balap ketinting dengan lancar,” ujarnya.

Baca juga: Munculkan Inovasi Pembelajaan Melalui Penelitian Tindakan Kelas

Menurut Edi, Pemkab Kukar saat ini terus berbenah mengangkat kembali kejayaan kota raja, menjadikan Tenggarong sebagai kota yang dilengkapi sarana dan prasarana, kota yang indah dan sejahtera.

“Sektor pariwisata juga menjadi perhatian serius pemkab Kukar sebagai salah satu penopang ekonomi yang menjanjikan dan menjadi pusat investasi di masa mendatang,” katanya.

Baca juga: Edi Damansyah Dorong Pemuda Untuk Bercocok Tanam

Sementara itu Ketua Panitia Lomba Ketinting Sunggono mengatakan, tujuan dari lomba tersebut untuk mewujudkan percepatan peningkatan ekonomi daerah melalui pengelolaan pariwisata, salah satunya dengan menggelar lomba tradisional balap ces (ketinting).

“Selain itu, balap ketinting ini juga dalam rangka memperingati HUT Kota Tenggarong ke-236  dan Hari Perhubungan Nasional KE-47,” katanya.

Menurut Sunggono yang juga Kadishub Kukar menyebutkan balap ketinting dibagi menjadi dua kelas yakni kelas 6 pk dan kelas bebas dengan 130 peserta lebih.

Baca juga: SPNF SKB Tenggarong Cetak Pengusaha Handal Lewat Program PKW

Adapun peserta lomba berasal dari Kecamatan Loa Kulu, Sebulu, Kota Bangun, Muara Wis, Tenggarong, Desa Jembayan, Anggana, Muara Kaman, Muara Muntai, Loa Janan, Sangasanga. Tidak hanya itu peserta lainnya juga berasal dari Palaran (Samarinda), Melak (Kutai Barat) dan Berau.

“Bagi juara 1, II dan III serta juara harapan I, II dan III masing-masing mendapatkan hadiah dan uang pembinaan dengan total hadian sebesar Rp 24 juta rupiah,” ujarnya.

Sunggono merincikan, bagi peraih juara I masing-masing kelas mendapat uang pembinaan sebesar Rp4 juta rupiah, juara II Rp3 juta rupiah, juara III Rp2 juta rupiah. Sementara itu juara harapan I, II dan III masing-masing Rp1 juta rupiah.

“Saya juga mengucapkan apresiasi sponsorship yang telah mendukung kegiatan tersebut diantaranya, Bankaltimtara, CV Rico Jaya, PT. MHU, PT. Sinar Kumala Naga, PT. Bara Kumala, PT. Dani, CV. Jehetan Layar Perdana, PT. Taurus, PT. Titian Kaltim, Koni Kukar, PDAM Tirta Mahakam, PT. Bara Tabang, PT Tanito Harum, Toko Dieviqah dan Toko Terang Baru,” sebut Sunggono.

(wan/wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.