Kapolsek Muara Muntai AKP Salamun SH saat menyerahkan tropy dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba Marathon. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Kampung Telihan terletak di Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kampung tersebut salah satu perkampungan yang berada di wilayah hulu mahakam yang terbilang sangat unik, tanpa daratan dan memiliki sekitar 12 Km jembatan ulin terpanjang di Asia Tenggara.

Keberadaan kampung tersebut, tentu saja sangat jauh berbeda dengan kondisi di perkotaan dengan infrastruktur yang memadai. Meski demikian, para warga Telihan (jembatan ulin, sebutan kampung telihan) tetap menjaga budaya dan lingkungan dengan baik.

Kapolsek AKP Salamun SH didampingi Camat Muara Muntai Muhammad Dahlan saat mengangkat bendera star bertanda lomba marathon resmi dimulai. (Foto: Ist)

Bahkan, kampung Telihan yang menyimpan potensi wisata budaya tempo dulu telah ditetapkan oleh Plt Bupati Kukar Edi Damansyah sebagai salah satu destinasi tujuan wisata di Kutai Kartanegara.

Selain ditetapkan sebagai kampung wisata budaya Telihan. Di jembatan ulin (Telihan) tersebut pun sering dijadikan sebagai sarana pertunjukan budaya, hingga berbagai lomba olahraga lainnya. Salah satunya lomba lari Marathon yang digagas oleh jajaran Polsek Muara Muntai dengan menempuh rute 7,3 Km mengelilingi jembatan ulin kampung Telihan.

Kegiatan lomba marathon sendiri bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018. Disambut positif oleh Camat Muara Muntai Muhammad Dahlan.

“Saya menyambut baik atas inisiatif jajaran Polsek Muara Muntai yang sudah menggerakkan semangat pemuda-pemudi untuk membudayakan olahraga melalui lomba lari marathon. Tentu saja, marathon ini salah satu agenda positif yang luar biasa, memberikan kesempatan bagi pecinta olahraga marathon menyalurkan bakat dan hobinya berolahraga,” sambut Muhammad Dahlan saat melepas lomba marathon dan zumba masal di lapangan Satria  Telihan Muara Muntai Ulu, Minggu (28/10/2018).

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat dan organsiasi kemasyarakatan yang ada di Muara Muntai menggelorakan olahraga, agar kita tetap sehat dan memiliki jiwa yang kuat,” serunya.

Diakui, M Dahlan lomba marathon pada umumnya dilakukan di atas daratan, namun di kampung telihan Muara Muntai Ulu ini sangat berbeda dan memiliki jembatan ulin terpanjang.

“Artinya, olahraga marathon diatas jembatan ini sangat unik, tidak menginjakkan kaki di tanah, melainkan berlari diatas jembatan ulin mengelilingi kampung Telihan. Mudah-mudahan ini menjadi awal dalam pergerakan semangat kita mengolahragakan masyarakat dan membudayakan olahraga sekaligus sebagai penarik wisata yang unik di kampung Telihan,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Muara Muntai AKP Salamun SH selaku inisiator lomba lari marathon mengatakan kegiatan tersebut atas saran dan masukan dari Kapolres Kukar AKBP Haidar Anwar S.IK untuk membuat kegiatan positif bagi masyarakat terutama pemuda yang ada di Muara Muntai menekan bahaya Narkoba.

“Melalui lomba marathon ini, kita berikan semangat kepada remaja agar terus berprestasi dan awal yang baik dalam mengisi hari sumpah pemuda dengan kegiatan positif,” katanya.

Menurut Salamun, lomba marathon sendiri baru pertama kali dilakukan di atas jembatan ulin. Dia berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan sehingga membawa dampak postif bagi kemajuan Muara Muntai khususnya dibidang olahraga atletik.

“Saya melihat masyarakat sangat antusias dalam kegiatan marathon, bahkan tercatat 500 orang peserta marathon dan 500 peserta lainnya mengikuti zumba bersama bertabur ratusan doorprize menarik,” ujarnya.

Dari kegiatan itu, Salamun juga berharap akan tumbuh remaja berprestasi  terutama dibidang atletik. Memanfaatkan potensi yang dimiliki, sehingga pemuda-pemudi Muara Muntai mampu berprestasi dan memunculkan atlet-atlet potensial.

“Kita akan terus dorong, potensi ini ada di Muara Muntai. Kita juga tetap mensosialisasikan ke sekolah pentingnya berolahraga sebagai kegiatan yang positif, menghasilkan kreasi dan karya sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Agusti Tiary salah satu peserta marathon peraih juara 1, mengungkapkan rasa gembiranya bisa mengikuti lomba marathon yang diselenggarakan oleh Polsek Muara Muntai.

“Saya tidak menyangka bisa menjadi juara di lomba marathon ini. Semoga saya bisa berprestasi lagi diajang lomba lainnya dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” semangat Agusti, siswi SMK Negeri 1 Muara Muntai.

(dedy/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.