Kadispar Kukar Sri Wahyuni saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba menulis cerita FKR VII Tahun 2018. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sri Wahyuni menyerahkan hadiah bagi para pemenang Lomba Menulis Cerita Festival Kota Raja VII Tahun 2018, dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Tenggarong ke-236 dari 2 (dua) kategori yakni Pelajar dan Umum.

Penyerahan hadiah tersebut disaksikan oleh Ketua Gerakan Literasi Kukar Erwan Riyadi, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sutopo Gasif, Instruktur IGI Siparno Goffar, Azmi selaku sponsorship dari PT Intan Pariwara dan Harianto Manager Grand Elty, berlangsung di ruang Pertemuan Dispar Lantai III, Tenggarong, Senin (19/11/2018).

Adapun pemenang lomba menulis kategori umum yakni, juara I diraih oleh Annisa Sauda Sukmalinda, juara II Aprilia Ayu Hartinah dan juara III Anita Katarina Sarimole.

Sementara dari kategori pelajar, juara I diraih oleh Nur Bunga Dwi Cantika dari SMK Negeri 1 Tenggarong, juara II Hidayati dari SMA Negeri 1 Kota Bangun dan juara III diraih oleh Mirna Ayu dari SMK Negeri 2 Tenggarong. Masing-masing pemenang mendapatkan piagam penghargaan, tropy dan uang pembinaan.

“Selamat kepada para pemenang lomba menulis FKR VII. Semoga dapat menginspirasi untuk terus menulis dan menjadi wawasan dalam menggali ide cerita yang menarik dan dipublikasikan kepada khalayak,” kata Sri Wahyuni.

Menurut Sri, melalui lomba penulisan cerita FKR tidak hanya sekedar mengangkat tentang festival kota raja, melainkan menjadi ruang dalam pengembangan festival kedepannya.

“Melalui lomba penulisan FKR ini, nantinya dapat dikembangkan lebih luas lagi, seperti menggali cerita Erau Adat Kutai International Folk Art Festival (EIFAF) melalui lomba menulis EIFAF, Lomba Kalender Event Daerah dan lainnya,” ujarnya.

Dari hasil penulisan literasi, tambah Sri Wahyuni akan menjadi masukan dan referensi daerah dalam perbaikan penyelenggaraan festival kedepannya.

“Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak, terutama Gerakan Literasi Kukar serta sponsorship lainnya yang telah mensukseskan lomba menulis FKR VII Tahun 2018. Orang akan mengenal Kutai dari proses membaca dan menulis (literasi),” sebutnnya.

Sementara itu Ketua Gerakan Literasi Kukar Erwan juga menyambut baik atas apa yang sudah dihasilkan para peserta lomba menulis cerita FKR VII.

“Terima kasih saya ucapkan kepada jajaran Dinas Pariwisata Kukar yang sudah peduli akan gerakan literasi Kukar, semoga kerjasama ini akan terus berlanjut, tidak hanya sekedar menggali yang terpendam, melainkan melalui literasi ini akan dikenal dipenjuru dunia, terutama dalam membangun minat membaca dan menulis,” katanya.

(wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.