Penghargaan diberikan oleh Menteri PANRB Syafruddin kepada Pj Sekda Kabupaten Kukar HM Sukhrawardy. (Foto: Aldino)

WARTAKALTIM.CO, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima 4 (empat) penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Penghargaan diberikan oleh Men PAN-RB Syafruddin kepada Pj Sekda Kabupaten Kukar HM Sukhrawardy, di Gedung Balai Kartini pada Rabu (28/11/18).

Tiga penghargaan tersebut yaitu, kepada RSUD AM Parikesit Kabupaten Kukar mendapatkan predikat A kategori Pelayanan Prima tahun 2018, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kukar predikat A kategori Pelayanan Prima tahun 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kukar predikat A- kategori Sangat Baik tahun 2018. Kemudian diberikan juga penghargaan kepada Bupati Kukar sebagai pembina pelayanan publik kategori Sangat Baik tahun 2018.

Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah dari evaluasi pelayanan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kabupaten Kukar juga termasuk 11 kepala daerah pembina pelayanan publik sangat baik. Para kepala daerah tersebut dinilai berhasil membina pelayanan publik di wilayahnya, sehingga tiga unit penyelenggara pelayanan publik yang dievaluasi, di wilayah tersebut meraih predikat A (pelayanan prima) dan A- (sangat baik).

Ke-11 kepala daerah dimaksud adalah Walikota Banda Aceh, Walikota Palembang, Walikota Bandung, Walikota Semarang, Walikota Yogyakarta, Walikota Makasar, Bupati Cilacap, Bupati Bantul, Bupati Gunung Kidul, Bupati Badung, serta Bupati Kutai Kartanegara.

Menteri Syafruddin menjelaskan, evaluasi bukan untuk menentukan benar atau salah, bukan pula untuk menumbuhkan kompetisi yang menggradasi kualitas pelayanan publik dan bukan sebagai perlombaan yang mendiskriminasi kualitas.

“Evaluasi dimaksudkan untuk memberikan asistensi bagi kekurangan sehingga bisa diperbaiki, serta mendorong terwujudnya clean and good governance, serta lebih mendorong bagaimana pelayanan itu bermanfaat langsung bagi rakyat,” ucapnya.

Ia berpesan bagi  yang sudah memperoleh nilai yang baik, sebaiknya tidak terlena dan berpuas diri, karena sifat pelayanan publik yang selalu dinamis mengikuti kebutuhan masyarakat. Sedangkan bagi  yang belum memperoleh nilai yang memuaskan, diminta dapat terus berbenah dan belajar dari wilayah lainnya.

Sementara Pj Sekda HM Sukhrawardy didampingi Kepala DPMPTSP Bambang Arwanto dan Direktur RSUD AM Parikesit dr Martina Yulianti mengatakan merasa bangga kabupaten Kukar mendapatkan penghargaan, melalui penghargaan tersebut diharapkan pelayanan publik terus ditingkatkan.

“Penghargaan yang kita terima ini, jangan membuat kita cepat merasa puas jadikan ini adalah tolak ukur untuk menjadi yang lebih baik lagi,” katanya.

Kedepan ia berpesan kepada instansi lainnya agar terus meningkatkan pelayanan publiknya kepada masyarakat dan terus berbenah agar  mutu pelayanan yang sudah ada bisa diperbaiki dan ditingkatkan kekualitas yang lebih baik lagi. (Medsi06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.