Plt Bupati Kukar Edi Damansyah saat menabur bunga mengenang tragedi runtuhnya jembatan Kartanegara. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, KUKAR – Usai memperingati Hari PU (Pekerjaan Umum) ke 73, Senin (3/12) pagi di Halaman Kantor Bupati, Tenggarong. Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah langsung berjalan kaki menuju bawah Jembatan Kartanegara untuk melakukan tabur bunga, mengenang 7 tahun ambruknya Jembatan Kartanegara tepatnya pada tanggal 26 November 2011 silam.

Dibawah Jembatan Kartanegara Edi Damansyah didampingi Pj Sekda Sukhrawardy, serta para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dilingkungan Pemkab Kukar lainnya. Terlebih dahulu memanjatkan doa bagi para arwah korban ambruknya jembatan dipimpin oleh H Rudiansyah.

“Ya, tabur bunga ini kita niatkan untuk berdoa bersama, mendoakan para arwah korban pada saat runtuhnya jembatan 26 November silam. Mudah-mudahan para arwah ini dilapangkan kuburnya dan ditempatkan disisi Allah SWT,” kata Edi.

Menurut Edi, saat ini jembatan Kartanegara sudah dibangun kembali dan berdiri kokoh.

“Semoga jembatan Kartanegara yang sudah dibangun ini, memberikan kemudahan dan kelancaran terutama sebagai akses perekonomian masyarakat di Kutai Kartanegara berjalan baik dan lancar,” ujarnya.

Untuk diketahui, peristiwa runtuhnya jembatan Kartanegara terjadi pada tanggal 26 November 2011 pukul 16.20 Wita. Dari kejadian tersebut mengakibatkan puluhan kendaraan bermotor ikut tenggelam. 24 orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

Jembatan Kartanegara saat itu tergolong suspension cable bridge atau jembatan kabel gantung yang membentang sejauh 710 meter dan lebar 9 meter, serupa dengan Jembatan Golden Gate di Amerika. Jembatan Kartanegara menghubungkan antara Kota Tenggarong dan Kota Samarinda yang dibangun pada tahun 1995 dan selesai pada 2001 dengan kontraktor PT Hutama Karya. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.