Wakil ketua MUI  Prov Kaltim KH. Muhammad Haiban melantik Pengurus Gannas Annar (Gerakan Nasional Anti Narkoba) yang diketuai oleh Irianto.(Foto: Lina)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Irianto resmi menjadi  Ketua Gannas Annar (Gerakan Nasional Anti Narkoba) Kutai Kartanegara (Kukar), setelah dilantik oleh Wakil Ketua MUI  Provinsi Kaltim KH Muhammad Haiban, pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kukar Tahun 2018 di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Senin(3/12).

Dalam melaksanakan tugasnya Irianto dibantu oleh Wakil Ketua I Sukiran dan Wakil Ketua II H Abdurahman. Rakerda yang dibuka oleh Pj  Sekda Kukar Sukhrawardy, juga dihadiri Kabag Kesra HM Arsyad, Ketua MUI  Prov Kaltim  KH Hamri Haz dan Ketua MUI Kab. Kukar H Aminuddin Edy.

Dalam sambutanya Pj.  Sekda Kukar Sukhrawardy mengatakan keberadaan dan peran MUI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara perlu terus dipelihara, dikembangkan dan ditingkatkan dimasa yang akan datang.

“MUI menjadi ujung tombak penentuan sikap umat Islam ketika menghadapi gejolak sosial keagamaan dan politik yang terjadi ditengah masyarakat, sehingga spirit perjuangan MUI sebagai lembaga yang independen dan disegani, harus tetap dijaga dan terjaga selamanya secara high profile,” katanya.

Menurutnya ada beberapa peran utama MUI yang sangat strategis diantaranya adalah sebagai pewaris tugas-tugas para nabi (warasatul-anbiya), pemberi fatwa (mufti), pembimbing dan pelayan umat, penegak amar ma’ruf dan nahi munkar, serta pelopor gerakan ishlah dan sebagai pelopor gerakan pembaharuan (at-tajdid).

Sukhrawardy berharap melalui kegiatan saat ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan berbagai program strategis MUI kedepan.

Dalam kesempatan itu,  ia juga mengajak kepada Pengurus MUI Kabupaten Kutai Kartanegara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elementasi masyarakat lainnya, untuk bersama-sama dengan segenap potensi yang ada mencurahkan gagasan, ide dan pemikiran untuk merumuskan  langkah-langkah kreatif, konkret dan konstruktif, melakukan kolaborasi dan membangun sinergi.

“Mari bersama mewujudkan Kutai Kartanegara menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan,”katanya lagi. (yuliati-medsi03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.