Pj Sekda Kukar H Sukhrawardy saat membuka Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Bagian Perekonomian Setkab Kukar menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Kaltim Prabu Dewanto, Kepala Biro Ekonomi Setprov Kaltim Nazrin, Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Kukar Akhmad Junaidi, DR Sabran AKademisi Unikarta, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), dibuka oleh Pj Sekda Kukar H Sukhrawardy S berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Bupati, Tenggarong, Rabu (12/12/2018).

Ketua Panitia Muhammad Taufik mengatakan, infalasi sebagai suatu penomena perekonomian yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik akuisisi permintaan, penawaran maupun ekspektasi dari pelaku bisnis usaha, sehingga inflasi sangat berpengaruh secara langsung pertumbuhan ekonomi di suatu daerah termasuk di Kukar.

“Untuk itu diperlukan identifikasi dan solusi pengendalian penyebab inflasi itu sendiri. Laju inflasi rendah dan terkendali merupakan pra syarat dalam mencapai pengendalian ekonomi yang berkualitas dan berkesinambungan,” katanya.

Adapun tujuan dari rakor tersebut sebut M Taufik adalah mensingkronkan program kerja dan anggaran organisasi perangkat daerah yang terkait dalam tim pengendalian inflasi daerah. Kemudian menyusun kebijakan kewenanganan pengendalian inflasi yang dihadapi sesuai karekteristik daerah dalam rangka mendukung pengendalian inflasi di tingkat daerah, provinsi dan nasional. Termasuk dalam merencanakan dan merumuskan Road Map pengendalian inflasi, meliputi sistem informasi ketersediaan panganan atau bahan pokok dan lainnya.

“Inilah yang akan kita rumuskan kedepan, harus ada penetapan road map pengendalian inflasi dalam bentuk prodak hukum daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya dibacakan oleh Pj Sekda Kukar H Sukrawardy menyambut baik atas terselenggaranya rapat koordinasi TPID Kukar. Hal tersebut merupakan agenda wajib bagi anggota TPID Kukar dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Perwakilan  BI dan TPID Provinsi Kaltim.

Saya menyampaikan selamat datang kepada para peserta rakor dan kepada para narasumber yang telah berkenan hadir. Semoga dengan rakor ini selain dapat menghasilkan rumusan dan program/kegiatan yang positif  untuk menjaga dan menstabilkan harga kebutuhan pokok, namun juga harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, termasuk melakukan kerjasama dengan instansi lain yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat seperti dengan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik serta Bulog. Demikian sambutannya. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.