KREATIF, inilah produk kerajinan perempuan kreatif yang ada di Anggana. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, ANGGANA – Siapa megira limbah cangkang tude yang banyak ditemukan dipinggiran pantai Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bahkan mampu berubah corak dengan berbagai hiasan seni. Salah satunya dilakukan oleh tangan-tangan kreatif para Kelompok Komunitas Perempuan Kreatif (Kompek) Anggana.

Ketua Kelompok Kompek Bunda Masse mengatakan, ide kreatif itu muncul ketika berjalan-jalan di seputaran pantai Kutai Lama, Anggana. Banyak ditemukan limbah cangkang tude yang terlihat sia-sia, tanpa dimanfaatkan dengan baik.

“Saya pun berinisiatif untuk memanfaatkan limbah cangkang tude tersebut menjadi pundi-pundi rupiah terutama bagi para kelompok perempuan kreatif mandiri secara ekonomi,” kata Masse, Rabu (12/12/2018).

Menurut dia, besarnya minat kaum perempuan untuk berkreasi dan berinovasi. Muncullah ide untuk membuat kelompok kreatif perempuan dibawah naungan UKM (Usaha Kecil Menengah) Centre Anggana.

“Ya melalui pelatihan kerajinan tangan itu turut dibantu melalui CSR (Corporate Social Responsibility) Perusahaan yang ada di Anggana. Hasilnya pun luar biasa dapat menjadi sumber ekonomi baru bernilai ekonomis bagi kaum perempuan kreatif di Anggana,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ia mengaku saat ini sudah memiliki anggota 45 orang perempuan kreatif yang dibagi menjadi dua kelompok yakni Komunitas Kreatif Perempuan dan Bukokus Kula (Bubuhan Kreatif Wisata Kutai Lama).

Baca juga: Penobatan Sultan Kutai ke-21 Bakal Dihadiri Raja Se-Nusantara

“Ya, kedua kelompok ini baru berumur 1 bulan. Umur yang baru ini ternayata mampu membuat semangat para komunitas perempuan kreatif untuk terus berkarya, mulai dari kerajinan assosoris berupa gantungan kunci, kembang bros, agua gelas, tabungan, batok kelapa, lonceng tirai, kotak tisu, bingkai foto dan banyak lagi,” katanya.

Ditambahkan dia, dengan sering mengikuti workshop yang dilaksanakan di UKM Centre, cukup memberikan semangat dan menginspirasi para kaum perempuan yang ada di Anggana, kreatif dan inovasi.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2406459399365516&id=100000044387965

“Saya juga berharap kepada pemerintah daerah agar memberikan dukungan berupa pendamping dan pelatihan, sehingga hasil produk yang dihasilkan akan terus meningkat dan memiliki nilai tinggi secara ekonomi. Termasuk dalam daya saing dan pemasaran prodak,” ujarnya.

“Alhamdulillah 2 (dua) kali kita mengikuti pameran termasuk di pameran bursa inovasi desa. Kelompok perempuan kreatif Anggana mampu menghasilkan Rp 5 Juta rupiah,” sebutnya. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.