Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno mendapat gelar kehormatan dari Sultan Kutai ke-21 Adji Muhammad Arifin. (Foto: Istimewa)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno mendapatkan gelar kehormatan dari Sultan Kutai ke-21 Adji Muhammad Arifin. Pasangan Probowo Subianto ini pun dianugerahi gelar Raden Wira Arsana saat berkunjung ke Kedaton Kutai, Sabtu (5/1) siang.

Sandi mengaku teranjung dan terharu atas gelar yang diberikan pihak kesultanan.

“Saya merasa belum pantas (menerima gelar) karena banyak tokoh yang jauh lebih hebat dari saya, tapi saya terima sebagai motivasi, membangun optimisme agar Kukar, Kaltim, Indonesia semakin adil, makmur, baldatun toyyibatun warabbun ghafur,” ujar Sandi.

Ia mengaku bangga menjadi bagian dari Kesultanan Kutai. “Kukar ini negara yang kaya raya, dianugerahi rizki yang melimpah ruah, kekayaan sumber daya alam yang semestinya bisa dinikmati seluruh warga Kukar dan memberi sumbangsih kepada NKRI. Sehingga ini perlu diberikan penghargaan setinggi-tingginya,” ujarnya. Sandi dipasangkan peci hitam dengan logo Kesultanan Kutai oleh sultan.

Ia juga sempat berdiskusi dengan sultan yang berharap Kukar bakal dapat lebih banyak porsi dana bagi hasil dari pemerintah pusat untuk kemaslahatan warga Kukar.

“Tentunya itu harus kita perhatikan karena masyarakat yang di daerah sangat kaya raya harus merasakan kesejahteraan, bagaimana merasakan kelimpahan energi, sumber daya alam, bukannya malah mendatangkan kesengsaraan, tapi mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Kukar,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah pusat lebih memperhatikan Kukar dari segi kelestarian budaya sebagai warisan kerajaan tertua di tanah air. “Bagaimana kita bisa menambah lapangan kerja dari industri ekonomi kreatif yang berbasis budaya. Warisan budaya ini bisa menjadi obyek wisata,” ucap Sandi.

Selanjutnya, Sandi bergeser ke Lapangan Bola Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong. Ia disambut sukacita oleh ribuan warga yang memadati lapangan. Kedatangan Sandi didampingi sejumlah elit politik dari partai pendukung, yakni Gerindra, PAN, Partai Demokrat dan Berkarya. Ia menggelar kampanye tatap muka dengan sekitar 1.000 warga dan para petani.

Para petani berasal dari wilayah Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Janan dan Loa Kulu. Untuk pengamanan saat kampanye di Lapangan Bola Bukit Biru, Polres Kukar mengerahkan 412 personel gabungan, termasuk polsek dan polair.

“Selain pengamanan kampanye, kami juga menyiapkan pengamanan jalur kedatangan rombongan cawapres sebanyak 57 personel, lalu ada 9 personel pengawalan dan patroli patroli,” kata AKBP Anwar Haidar, Kapolres Kukar melalui Kasubag Humas AKP Yunus Tanjung. Padang. Sekitar pukul 16.30, Mantan Wagub DKI Jakarta ini langsung bertolak menuju ke Balikpapan. (top/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.