Akhmad Romansyah Resmi dilantik sebagai Kepala BP PAUD dan Dikmas Kalimantan Timur.(Foto: ekho)

WARTALATIM.CO, JAKARTA – Setelah menjabat selama tiga bulan sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan DIKMAS) Kalimantan Timur (Kaltim), Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy resmi melantik Akhmad Romansyah sebagai Kepala BP PAUD dan DIKMAS Kaltim.

Pengambilan sumpah dan jabatan tersebut berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Kemendikbud Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Pelantikan Akhmad Nurmansyah sebagai Kepala BP PAUD dan Dikmas Kaltim, menggantikan Wahyu Hakim Husen yang telah memasuki masa pensiun dengan masa akhir jabatan terhitung sejak 30 September 2018 lalu

Dalam sambutannya, Mendikbud Muhadjir Effendy mengucapkan selamat atas pelantikan Akhmad Nurmansyah yang kini menjabat sebagai Kepala BP PAUD dan Dikmas Kaltim.

“Saya minta saudara sekalian bekerja secara profesional, dan penuh tanggungjawab dengan memegang teguh integritas, dan menunjukkan performa yang terbaik,” katanya.

Ia juga menghimbau agar para pejabat yang baru dapat segera menyiapkan rencana dan program kerja strategis, terutama dalam memperbaiki sistem yang masih dirasa belum maksimal.

“Saya minta banyaklah bertanya kepada pejabat sebelumnya, apa yang belum dilakukan dan yang belum sempurna sehingga sistem manajemen dapat berjalan baik,” ujarnya.

Menurut Muhadjir, pemenang di era saat ini bukanlah yang besar dan kuat, tetapi yang tercepat.

“Semakin cepat kita lakukan pekerjaan, dipastikan bisa mencapai target yang diharapkan dengan baik. Gunakan anggaran dengan efektif, efesien, bersih dan dipertanggungjawabkan,” semangat Muhadjir.

Sementara itu, Akhmad Romansyah ketika ditemui Wartakaltim.co diruang kerjanya di Jl. Basuki Rahmad No.41 mengatakan, apa yang dipesankan oleh Mendikbud menjadi catatan penting dalam menjalankan amanah yang sudah diberikan termasuk melanjutkan program yang sudah disusun oleh Pejabat sebelumnya.

“Insya Allah apa yang diharapkan Mendikbud menjadi atensi untuk bekerja secara maksimal, termasuk dalam melakukan evaluasi program kerja yang tentunya menyentuh kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sekedar diketahui, dalam pelantikan itu terdapat 127 orang pejabat terdiri dari jabatan administrator (eselon III), pengawas (eselon IV), dan fungsional. (ekho/wkc)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.