ANTUSIAS – Beginilah suasana pelatihan budidaya tanaman lada yang diprakarsai oleh PKBM Amor Raya Tenggarong Seberang. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Masih belum banyaknya warga yang melirik budidaya tanaman lada, memiliki berbagai manfaat salah satunya sebagai penyedap masakan. Dalam hal ini Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Amor Raya Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pelatihan budidaya lada.

Pelatihan tersebut dibuka oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kukar Hifsi G Fachrannas melalui Kasi Sarpras Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal dan Informal (PAUD & PNFI) Ida Wahyu Sayekti, di Gedung Pertemuan Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Tenggarong Jl. Kauman No. 1 Desa Bukit Raya Sabtu, (26/1/2019).

Ketua PKBM Amor Raya Rudianto mengatakan, pelatihan budidaya tanaman lada tersebut merupakan bantuan dari dana pemerintah melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).

“Ada 25 orang warga belajar berasal dari Desa Karang Tunggal dan Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar, sekaligus dirangkai dengan penutupan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Tata Busana yang diikuti 20 orang peserta,” katanya.

Menurut Rudi, dipilihnya pelatihan budidaya tanaman lada di Tenggarong Seberang sangat potensial mengingat lokasi pertaniannya cocok ditanami tanaman lada.

“Saya berharap kepada para peserta agar betul-betul mengikuti pelatihan dengan serius, sehinga kedepannya pembudidayaan tanaman lada dapat dikembangkan di Tenggarong Seberang bernilai ekonomis bagi masyarakat setempat dan sekitarnya, ujarnya.

Rudi juga mengatakan, selain dibekali teori dan prkatek yang disampaikan langsung oleh para nara sumber seperti Agus priyono, S.P dan Rahmad Sutarto, M.P,  Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Batuah Loa Janan.

“Peserta juga dibekali cara membuat bibit stek sampai cara menanam dan memanen tanaman lada. Artinya semakin terbatasnya lahan pertanian, warga juga bisa memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing dengan sistem polybag dan diwajibkan menanam minimal 51 pohon,” katanya.

Sementara itu Kadisdikbud Kukar Hifsi G Fachrannas melalui Kasi Sarpras Bidang Pendidikan nak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal dan Informal Ida Wahyu Sayekti, mengapresiasi atas invovasi yang dilakukan oleh PKBM Amor Raya Tenggarong Seberang melatih warga sekitar dalam membudidayakan tanaman lada.

“Inovasi ini patut dicontoh bagi PKBM lainnya di Kukar, tentunya pelatihan ini juga turut membantu pemerintah dalam mengatasi kesenjangan sosial bagi masyarakat yang belum memiliki penghasilan tetap,” katanya.

Ditambahkan Ida, berharap pelatihan tersebut terus ditingkatkan kedepannya dan terus semangat dalam menggali inovasi yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Terus semangat, gali potensi yang ada sehingga betul-betul manfaatnya dirasakan oleh masyarakat mandiri dan sejahtera,” harapnya. (ekho/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.