Camat Anggana Hj Noorhairi saat meninjau lokasi pertanian yang kini digeluti warganya sebagai peluang usaha kesejahteraan petani. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen untuk terus mendorong warganya meningkatkan sektor pertaniand alam arti luas, sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan dalam meningkatkan kesejahteraan para petaninya.

Salah satunya terlihat di Desa Sidomulyo kecamatan Anggana yang memiliki potensi sebagai lumbung padi. Bahkan potensi lahan itu sempat mengalami pasang surut dengan luas 700 Ha, yang sebelumnya menjadi lahan tidur yang tidak dapat di kelola oleh petani dengan pasang surutnya air sungai.

“Melalui program pemerintah membangun infrastruktur pertanian dengan membangun irigasi sepanjang 2.200 meter dengan 5 pintu air. Ya, saat ini lahan dengan luas 500 ha sudah dapat dimanfaatkan untuk pertanian,” kata Hj Noorhairi selaku camat Anggana, Jumat (1/2/2019).

Menurut dia, masih ada lahan yang belum dikelola mencapai 200 ha. Seiring pembangunan infrastruktur pertanian secara berkelanjutan akan dimaksimalkan ke arah potensi pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan.

“Ya, kondisi tersebut kini semakin menggairahkan petani untuk menekuni pertanian sebagai profesi utama yang sebelumnya sempat menyurutkan semangat dan minat para petani dengan terkendalanya infrastruktur pertanian,” ujarnya.

Ditambahkan Noorhairi, program pembangunan pertanian yang berkelanjutan akan terus diupayakan, tidak hanya membangun fisiknya melainkan sumber daya manusia petaninya.

“Kita terus mendorong agar petani di Anggana ini tetap semangat dalam menggeluti sektor pertanian. Salah satunya dengan memberikan pendampingan melalui tenaga penyuluh pertanian melalui unit pelayanan teknis Dinas Pertanian dan peternakan Kecamatan Anggana,” katanya. (wan/arian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.