Plt. Edi Damansyah Menandatangani Prasasti Tanda Diresmikannya Gedung Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) ( Foto : ekho)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah meresmikan Pembangunan 4 Ruang Kelas Baru (RKB) Satuan Pendidikan Non formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bangun, Pembangunan 3 RKB SPNF SKB Muara Jawa dan Rehabilitasi 2 Ruang Kelas dan 1 Asrama SPNF SKB Tenggarong yang ada di Tenggarong Sebrang, Peresmian dipusatkan di SPNF SKB Kota Bangun, Senin (11/2/2019).

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan Penandatanganan berita acara serah terima 4 Ruang Kelas Baru RKB SPNF SKB Kota Bangun, Pembangunan 3 RKB SPNF SKB Muara Jawa dan Rehabilitasi 2 Ruang Kelas dan 1 Asrama SPNF SKB Tenggarong oleh Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Hifsi G Fachrannas, Plt Kepala SPNF SKB Kota Bangun Endang Supriatna dan Plt. Kepala SPNF SKB Muara Jawa Khurotin.

Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah juga meninjau bangunan ruang kelas SPNF SKB Kota Bangun dan hasil pelatihan Pendidikan Kecakapan Wira usaha (PKW) dan Pendidikan Kecakapan kerja (PKK) dari 3 SPNF SKB dan 1 Pusat Kegiatan Belajar (PKBM) .

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD & Dikmas) Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kasi Program Gatot Irianto, Ketua DPRD Kukar Salehudin, Plt Asisten III Setkab Kukar Heldiansyah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Hifsi G Fachrannas, Kepala Bankaltimtara Tenggarong Amuniantoyo, Kasubag Protokol Ismed dan Bunda PAUD Kukar Maslianawati Edi Damansyah.

Dalam arahanya Edi Damansyah mengatakan bahwa upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bukanlah hal yang mudah, ada beberapa masalah yang masih dihadapi yaitu keterbatasan aksesibilitas dan daya tampung, kerusakan sarana dan prasarana, kekurangan tenaga guru, kinerja dan kesejahteraan guru yang belum optimal, proses pembelajaran yang konvensional, jumlah dan kualitas buku yang belum memadai, keterbatasan anggaran, mutu SDM Pengelola pendidikan dan Life skill yang dihasilkan belum sesuai dengan kebutuhan.

Oleh karena itu tambah Edi, kegiatan rehabilitasi ruang kelas dan gedung asrama serta pembangunan ruang kelas baru SPNF SKB merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan dengan upaya pemenuhan standar sarana dan prasarana pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional di bidang pendidikan.

Edi berharap dengan tersedianya sarana dan prasarana pendidikan ini, proses kegiatan belajar mengajar akan menjadi lebih nyaman dan kondusif sehingga dari SPNF SKB  ini akan lahir kader-kader bangsa, manusia-manusia terdidik yang memilki karakter, terutama nilai-nilai religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, memiliki semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab.

“Saya sangat berharap tersedianya sarana dan prasaranan pendidikan dapat memfasilitasi tumbuh kembang peserta didik baik dari segi potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional dan kecerdasan spiritual sehingga keseluruhan bangunan ini dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan”harap Edi mengakhiri. (Iwan/ekho/Wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.