Beginilah aksi warga Dusun Sumber Mulyo yang geram karna akses jalan ditambang dengan mendatangi lokasi operasi tambang batubara PT. Kitadin. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Ratusan warga Dusun Sumber Mulyo L III Blok DII RT 26 dan 28 Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang mendatangi lokasi tambang batubara PT. Kitadin dikerjakan oleh kontraktornya yakni PT. ARKA yang beroperasi tidak jauh dari area pemukiman warga setempat. Mereka memprotes keras atas ditambangnya jalan penghubung antar desa, kecamatan bahkan sebagai akses perekonomian masyarakat, Selasa (12/2/2019) siang.

Sambil berjalan kaki warga pun terus melangkah tanpa menghiraukan kencangnya angin dan debu yang berhembusan ditengah-tengah operasi tambang batubara, menuntut agar jalan itu dikembalikan seperti semula.

Dilokasi tersebut aksi warga pun sempat memanas, mengingat jalan yang selama ini dilalui sebagai akses ekonominya kini sudah ditambang pihak perusahaan, tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu dengan masyarakat setempat.

Selang beberapa jam, manajemen perusahaan PT. Kitadin melalui Bambang Kawuriyan selaku Head Departemen CSR PT. Kitadin didampingi Humas Kitadin Hilman dan pengacaranya Maria langsung menemui para pengunjuk rasa, dengan pengawalan dari pihak keamanan Polsek Tenggarong Seberang, Danramil serta Satpol PP.

Mereka mencoba menenangkan masa dan mengajak untuk berdialog bersama dilokasi. Bahkan terlihat hilir mudik alat berat perusahaan terus beroperasi tanpa menghiraukan pengunjukrasa yang terdapat banyak anak-anak kecil di lokasi tambang.

Tidak lama berdiskusi, Wakapolsek Tenggarong Seberang IPTU Slamet, menyarankan kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan tidak dilokasi tambang, mengingat alat berat tetap beroprasi dan terdapat anak-anak kecil yang dapat berisiko.

“Silahkan didiskusikan dengan baik, pihak perusahaan maupun warga. Mau di dewan ke, mau disengketa lahan ke, silahkan cari tempat, jadi ada yang menengahi bapak-bapak apa tuntutan dan sebagainya. Tolong karna ini alat-alat berat juga lagi kerja nanti menambah resiko, karna juga disini ada anak-anak kecil. Sekali lagi saya tidak ada kepentingan atau menjastis bapak-bapak,” kata IPTU Slamet.

Sementara itu Abdul Hafiz salah satu tokoh masyarakat setempat saat berada di lokasi aksi menilai pihak perusahaan telah megingkari kesepakatan musyawarah yang dituangkan dalam berita acara rapat dan ditandatangani bersama antara Kepala Desa (Siman-red), PT. Kitadin dan masyarakat setempat tertanggal 3 November 2016 silam.

“Ya, kami merasa kecewa dan menyayangkan tidak diindahkannya kesepakatan 03 November 2016 pukul 14.20 s/d 16.00 Wita silam, membahas masalah Masjid dan Jalan Blok D1 dan D2. Pada point (3) menyebutkan bahwa warga tidak setuju kalau jalan dipindah ketempat semula, masyarakat tidak setuju, bahkan warga meminta jalan yang ada sekarang diperbaiki,” katanya.

Akan tetapi kata Hafiz, jalan tersebut kini sudah ditambang tanpa adanya komunikasi dengan warga setempat dan memindahkan jalan pengganti.

“Inilah yang warga tuntut, siapa yang mengizinkan jalan itu ditambang, mengingat jalan itu merupakan akses anak-anak sekolah menuju SDN 022, serta akses ekonomi hilir mudiknya masyarakat menuju desa, kecamatan bahkan ke kabupaten/kota,” ujarnya.

Sementara itu dikonfirmasi wartakaltim.co via handphone terkait masalah tersebut, Bambang mengatakan, warga yang ada di Dusun Sumber Mulyo sudah dibuatkan akses jalan baru sebagai pengganti jalan yang sedang di tambang.

“Kami sudah buatkan jalan baru sebagai pengganti jalan yang lama, lebih bagus dan akses menuju desa dan kecamatan pun lebih dekat,” katanya.

Ditambahkan Bambang, sebelum melakukan penambangan jalan, pihak manajemen PT. Kitadin juga sudah melakukan koordinasi dengan dinas instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten dan Provinsi Kaltim.

“Ya, pengalihan jalan ini juga sudah dilaporkan ke Plt Bupati Kukar (Edi Damansyah-red) beberapa waktu lalu. Bahkan ditinjau langsung jalan baru yang kami buat. Insya Allah jalan baru sebagai pengganti jalan yang lama, kedepannya akan kita semenisasi,” ujar Bambang mengakhiri.

Inilah akses jalan baru pengganti jalan lama Dusun Sumber Mulyo, Bangun Rejo Tenggarong Seberang. (Foto: Ist)

(wan/ekho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.