Sekda Kukar Sunggono saat menghadiri Rakor Implementasi Reformasi Birokrasi dan Rekernas Forsesdasi tahun 2019. (Foto: Prokom)
WARTAKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara H Sunggono bersama 25 Sekretaris  Provinsi dan 514 Sekda Kabupaten/kota seluruh Indonesia menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Reformasi Birokrasi dan Rekernas Forum Sekratris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) tahun 2019, di BSCC Dome, Balikpapan ,Rabu (20/2/2019) malam.

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dalam arahannya saat membuka acara itu mengatakan tugas Sekda tak lain membantu Kepala Daerah terpilih membangun wilayahnya, selain itu Sekda juga mempunyai peranan penting menjabarkan janji kampanye Kepala Daerah terpilih. Kemudian, tentunya mengartikulasikan  program jangka pendek, menengah hingga jangka panjang kepada masyarakat.

Menurutnya, janji kampanye adalah hutang politik, sebab itu peran Sekda untuk mencermati perkembangan dinamika yang ada di daerah, adalah memetakan area rawan bencana dan konflik beserta kondisi teritorial masing – masing daerah.

Membangun borikrasi yang efektif dan efisein, untuk memperkuat ekonomi dearah, dengan membangun tata kelola, perlu percermatan yang baik, semua itu adalah peran Sekda.

“Peran Sekda sangat vital sekaligus rawan, makanya perlu cermat dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Tjahyo juga mengatakan Sekda membantu Kepala Daerah mengambil kebijakan  untuk melaksanakan tugas administrasi kepemerintahan, juga melakukan koordinasi keseluruh perangkat daerah yang ditujukan kepada pembinaan Apratul Sipil Negara (ASN).

“Maka jadikan momen ini sebagai silaturahmi, agar kita bisa memberikan kontribusi terbaik buat daerah masing-masing,” harapnya.

Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, mendukung komitmen pemerintah dengan menciptakan dan memberikan pelayanan prima pembenahan dan penekanan tersebut selaras dengan tujuan pemerintah melayani masyarakatnya untuk kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Hadi juga mengungkapkan Kesiapan Kaltim dalam pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang ia memastikan Pemrov Kaltim bakal mewujudkan pemilu damai dan kondusif,dimana didaerah lain pernah terjadi kerusuhan besar,  kalau daerah Kaltim satu  diantara provinsi lain yang kondusif disemua pemilihan umum, “Alhamdulillah untuk Kaltim disiini, mulai dari kerajaan Kutai berdiri hingga sekarang Kaltim belum pernah terjadi kerusuhan.”ujarnya.

Pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Reformasi Birokrasi dan Rekernas Forsesdasi tahun 2019 ditandai dengan  penandatanganan berita acara, penyerahan bendera serta diakhiri dengan pemukulan gong dipanggung utama oleh Menteri  Dalam Negeri Tjahyo Kumolo. Rakernas  berlangsung selama 2 hari berakhir  jumat 22/2 2019. (yuli-medsi03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.