Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan HM Aswin saat menyerahkan piagam penghargaan dari Arsip Nasional RI kepada Bupati Kukar Edi Damansyah. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) kembali meraih penghargaan, kali ini datang dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang menghadiahi penghargaan kategori ‘Baik’ berdasarkan Penilaian dan Pengawasan Kearsipan Tahun 2018.

Penghargaan tersebut diterima sebelumnya oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) HM Aswin, dari Kepala Arsip Nasional RI Mustari Irawan di Jakarta dan kembali diserahkan kepada Bupati Kukar Edi Damansyah, di Ruang Rapat Sekda Kukar, Tenggarong, Selasa (5/3/2019).

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas penghargaan diraih Kukar yang dinilai baik dalam pengelolaan kearsipan dari ANRI. Tentunya ini menjadi semangat bagi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap mempertahankan kinerjanya dengan baik, terutama dalam pengarsipan,” katanya.

Diakui Edi, sebelumnya berdasarkan audit dalam pengarsipan pemkab Kukar dinilai sangat buruk, dan hal itu merupakan bagian dari pemicu semangat, tekad terutama dinas perpustakaan dan kearsipan untuk bekerja lebih giat lagi secara konsepsional dan terukur.

“Artinya, upaya perbaikan kearah yang lebih baik sudah membuahkan hasil dan terbukti dari hasil audit pengelolaan kearsipan daerah sangat buruk kini meningkat tajam ke arah yang lebih baik. Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi kita semua untuk tetap mempertahankan dan ditingkatkan apa yang sudah diraih secara nasional dan membawa manfaat bagi masyarakat Kukar,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim Dr Aswin mengatakan bahwa, prestasi Kukar ini menjadi contoh bagi daerah lainnya di Kaltim. Bahkan sebelumnya dalam kearsipan Kukar dinilai buruk namun atas kerja kerasnya kini mendapat penilaian baik dari Arsip Nasional RI.

“Kukar bisa dijadikan contoh, dulu pengarsipannya dinilai sangat buruk dan bekerja dua kali lipat, sekarang mendapat predikat sangat baik dari Arsip Nasional. Bahkan pada HUT Kaltim 2018 lalu, panji keberhasilan kearsipan diraih oleh Kukar. Semoga Kukar tetap konsen terhadap pengelolaan arsip,” kata Aswin.

Aswin juga menyebutkan berdasarkan penilaian dan audit monitoring kearsipan 2018 oleh Arsip Nasional RI, Kukar memperoleh nilai keseluruhan (LAKE-Monitoring) 77 dengan kategori penilaian ‘Baik’.

“Selamat buat Kukar, semoga pengelolaan kearsipan Kukar kedepannya terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagid aerah lainnya di Kaltim,” ucap Aswin.

Diketahui, Aspek dan sub aspek yang dinilai oleh Badan Kearsipan Nasional yakni ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan meliputi tata naskah dinas, klasifikasi arsip, sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip dinamis, jadwal retensi arsip, pedoman penyusunan arsip, pedoman pengelolaan arsip inaktif, pedoman pengelolaan arsip vital dengan total nilai yang diperoleh 615 dari standar nilai 1800 kategori cukup.

Kemudian program kearsipan dengan nilai 93 dari standar 240 kategori baik, pengelolaan arsip inaktif dengan retensi sekurang-kurangnya 10 tahun nilai 10 dari standar 100 (sangat baik), ketertiban pelaksanaan penyusutan nilai 355 dari standar 370 (sangat baik), pengelolaan arsip statis nilai 294 dari standar 840 (buruk), SDM kearsipan nilai 120 dari standar 230 (sangat baik), kelembagaan nilai 120 dari standar 220 (sangat baik) dan prasarana dan sarana kearsipan nilai 180 dari standar 380 (baik).

Total standar penilain 4180 dengan jumlah nilai keseluruhan (LIKE+Monitoring) 1707, 41% dengan nilai 77 dengan ketegori “Baik” dengan demikian berdasarkan Undang-undang (UU) No. 43/2009 tentang Kearsipan, Peraturan Pemerintah (PP) No. 28/2012 tentang pelaksanaan UU No.43/2009 tentang Arsip. Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberikan penghargaan kepada Pemkab Kukar sebagai pemerintah daerah kabupaten/kota yang memperoleh kategori “Baik” Kearsipan Tahun 2018. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.