Bupati Kukar Edi Damansyah saat memberikan arahannya dalam safari subuh di Masjid Al-Ihsan, Desa Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang. (Foto: Dafip)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meminta kepada Jajaran Dinas Kesehatan serta stakholder lainnya agar bersama-sama memperhatikan derajat kesehatan masyarakat.

Hal tersebut dikatakannya saat silaturahmi di Masjid Al-Ihsan Desa Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang, bersama para jamaah dalam lanjutan safari subuh, Jumat (12/4/2019).

“Peningkatan kualitas kesehatan masarakat menjadi salah satu prioritas pemkab Kukar, untuk itu saya minta jajaran dinkes bersama stakholder lainnya sama-sama memberikan perhatian, termasyk dalam revitalisasi posyandu berserta kader posyandunya,” ujarnya.

Menurut Edi, pada tahun 2019 pemkab Kukar sedang menjalankan prioritas program pengentasan kemiskinan, seperti peningkatan derajat kesehatan termasyk dalam peningkatan kualitas para kader-kader posyandu sebagai ujung tombak dalam penanganan awal kesehatan masyarakat di tiap desa se-Kukar.

“Ya, inilah yang saat ini sedang kita jalankan, semoga program pengentasan kemiskinan di Kukar akan memberikan dampak yang luas bagi kesejahteraan, khususnya peningkatan kesehatan masyarakat Kukar,” katanya.

Selain itu, Edi juga menyebutkan bahwa angka kematian bayi, ibu dan gizi buruk masih menghantui Kukar, untuk itu perlu penanganan yang konprehensif serta peran serta masyarakat dilingkungan masing-masing sangat diharapkan termasuk dilingkungan takmir masjid.

“Saya mohon dukungan dan doa, bersama-sama membangun Kutai Kartanegara ke arah yang lebih baik dengan mengedepankan giat betulungan (bahasa Kutai) yang artinya gotong royong. Pemkab sangat terbuka atas segala masukan dan kritik membangun demi kemajuan Kukar,” pintanya.

Sementara itu Kabag Prokom Publik Setkab Kukar Dafip Haryanto mengungkapkan bahwa kunjungan safari subuh di Masjid Al-Ihsan Desa Karang Tunggal, Tenggarong Seberang  dihadiri banyak jamaah. Tentunya ini sudah membuktikan bahwa kebersamaan dalam menghidupkan dan memakmurkan masjid melalui safari shubuh berjamaah sudah terasa di masyarakat.

“Semoga kedepannya, safari subuh terus digelorakan, sama-sama berjamaah dan mengikuti tauziah subuh sebagai bekal ilmu pengetajuan terhadap agama, sehingga dalam menjalankan kehidupan sehari-hari mendapatkan ridho Allah SWT,” harapnya.

(wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.