Sekda Kukar Sunggono saat membuka Workshop Swa Mandiri Penanggulangan Bencana. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Sekda Kukar Sunggono meminta sekaligus menghimbau kepada semua relawan pencegahan dan penanggulangan bencana agar dapat memberikan penyuluhan, edukasi dan sosialisasi bagaimana kesiapsiagaan Perempuan dalam menghadapi bencana.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Workshop Peningkatan Swa Mandiri Penanggulanganan Bencana (Fire Prevention), di Aula Pertemuan RSUD AM Parikesit Lantai III, Temggarong Seberang, Jumat (3/5/2019).

“Berikan edukasi kepada para kaum perempuan dalam kesiapsiagaan bencana, mulai dari latihan yang praktis saja, ya cukup dirumahnya sendiri,” katanya.

Menurut Sunggono, pada prinsipnya mereka harus menguasai beberapa hal, yaitu kenali ancamanya apa dirumah tersebut, ambil contoh misalnya kebakaran atau gempa bumi dan lainnya. Setelah memahami risikonya, perlunya merencanakan, saya harus evakuasi lewat mana. Kemudiaan berikutnya betul-betul melakukan latihan, bagaimana kita menggunakan peralatan yang ada disekitar kita dirumah,  untuk melindungi diri, melindungi anak dan sebagainya.

“Saya menyakini dengan pemahaman tersebut akan dapat merubah suatu budaya sadar bencana, budaya ini yang kita tumbuhkan, dan nanti akan berdampak terus kepada generasi kita. Ya, impacknya akan terlihat 5 sampai dengan 10 tahun kedepan,” ujarnya.

Ia juga terus mendorong agar masyarakat berperan aktif, bisa memahami dan juga meningkatkan kesiapsiagaan. Dengan moto #SiapUntukSelamat.

“Jadi siapa yang siap akan selamat dan yang tidak siap, mungkin tidak selamat,” jelasnya.

Sementara itu Derektur RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang dr Martina Yulianti, Sp. PD, Finasim., MARS mengatakan bahwa pelatihan dalam bentuk workshop Peningkatan Swa Mandiri Penanggulanganan Bencana lebih diarahkan kepada kesiapsiagaan para relawan Balakarcana menambah pengetahuan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana khususnya bahaya kebakaran di Kukar.

“Kegiatan ini bentuk kepedulian RSUD AM Parikesit melalyi program CSR untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan para relawan dalam pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran sekaligus berbarengan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2019,” jelasnya. (wan/wkc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.