Suasana Giat Focus Group Discussion Pemkab Kukar dengan jajaran Polres Kukar. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Untuk menciptakan rasa damai dan aman diwilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pemkab bersama Polres Kukar menggelar Giat Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Mencegah dan Menangkal Paham Radikalisme dan Intoleransi Masyarakat, Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif’.

Kegiatan yang dihadiri jajaran Satpol PP dan Polres Kukar tersebut berlangsung di Masjid Attaqwa, Kantor Bupati, Jl. Wolter Monginsidi Kelurahan Timbau, Tenggarong, Selasa (14/5/2019) sore.

“Pertemuan ini bagian dari silaturahmi kita dalam rangka menciptakan rasa aman dan damai, terutama dalam menangkal paham radikalisme dan intoleransi masyarakat,” kata Kasatpol PP Kukar Fida Hurasani melalui Sekretarisnya Yuliandris Suherman.

Sementara itu Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Bimas AKP Fahruraji, berharap dari pertemuan giat FGD akan terus terjalin dengan baik, antara pemerintah daerah (Satpol PP) dan Polres Kukar.

“Semoga kerjasama pihak Polres Kukar dengan jajaran Pemkab Kukar terus terjalin baik, bersama-sama menciptakan rasa aman dan damai pasca Pileg (Pemilihan Legislatif), Pilpres (Pemilihan Presdien), khususnya dalam upaya mencegah dan menangkal paham radikalisme dan intoleransi masyarakat di Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Kegiatan FGD sendiri diakhiri dengan ceramah agama disampaikan oleh Ustaz Irianto dengan tema ‘Menjaga silaturahmi dan saling bertoleransi’.

“Sebagai umat beragama, seyogyanya kita harus bertoleransi dan saling menjaga silaturahmi baik antara pemerintah, ulama, tokoh keagamaan dan masyarakat, sebagai satu kesatuan dalam menciptakan situasi yang dinamis, tentram dan aman,” katanya.

Ditambahkan Irianto, Satpol PP juga merupakan tulang punggungnya pemerintah dalam membasmi radikalisme di masing-masing daerah khususnya di Kutai Kartanegara.

“Saya mengajak mari saling menjaga keimanan dalam bekerja dan saling menjalin koordinasi dengan semua pihak, sehingga apa yang diharapkan dalam menciptakan rasa aman dan damai  terwujud dengan baik,” ajak Irianto diakhir ceramahnya, sebelum tiba waktu buka puasa. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.