Beginilah suasana aksi para peserta saat mengikuti Festival Anak Shaleh ke-5 di Handil Baru Darat, Samboja. (Foto: Ist)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Banyak cara dalam menghidupkan malam Ramadhan 1440 H/2019 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terutama memberikan semangat bagi generasi muda dalam memantapkan kualitas keimanannya. Salah satunya melalui Festival Anak Shaleh (FAS) ke-5 Tahun 2019.

Ketua Panitia Khalis. Foto: Sc RPK Live Tenggarong

Kegiatan yang digagas oleh Kelurahan Handil Baru Darat, Kecamatan Samboja tersebut melibatkan 3 (Tiga) kelurahan yakni Handil Baru Darat, Handil Baru dan Kelurahan Muara Sembilang.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berlangsung lima tahun, dan mendapat sambutan positif dari kalangan masyarakat sebagai upaya menghidupkan malam-malam ramadhan, meningkatkan kualitas keimanan khususnya bagi generasi muda yang ada di Samboja,” kata Khalis selaku Ketua Panitia, Rabu (15/5/2019) malam.

Menurut Khalis, tema dari FAS ke-5 adalah ‘Fastabiqul Khairat’  yakni Festival anak shaleh memantapkan pembinaan ahlaqul karimah dan kualitas ummat.

“Dari tema tersebut mengandung makna positif dalam meningkatkan semangat belajar al-quran, menggali potensi dakwah sesuai kemampuan mereka masing-masing, termasuk dalam mengembangkan seni budaya Islam yang memang harus kita wariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Adapun peserta festival sendiri, kata Khalis terus meningkat dari tahun ke-tahun dimana tahun ini pesertanya mencapai 300 orang, dari sekolah-sekolah yang ada di tiga kelurahan mulai tingkat TK, TPA, SD, SMP dan SMA.

“Festival dimulai pada pukul 21.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita setiap malamnya, dan akan berakhir dan ditutup bersamaan dengan agenda Safari Ramadhan Bupati Kukar (Edi Damansyah-red) pada tanggal 20 Mei 2019 mendatang,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada semua stakholder dan dunia usaha yang sudah mendukung kegiatan festival anak shaleh di Kelurahan Handil Baru Darat.

“Semoga kedepannya, festival ini terus berkembang sebagai syahrul tarbiyah atau bulan pendidikan bisa tercapai dan anak-anak gembira dengan ramadhan, mengisi kegiatan positif. Ya, tidak hanya dilevel kelurahan saja, melainkan bisa kembali dilaksanakan ditingkat kecamatan hingga kabupaten,” harapnya.

Diketahui, cabang-cabang yang dilombakan pada festival itu adalah Tartil Quran, Lomba Azan, Shalat Berjamaah, Tilawah, Bergerakan Sahur, Festival Aksi Ramadhan dan lainnya. (irw/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.