Bupati Kukar Edi Damansyah, didampingi Kasubag Protokol Ismed dan reporter RRI Pro 1 Samarinda Aga saat menyapa masarakat dalam program Bupati Menyapa. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memberikan apresiasi atas sumbangsih seluruh masyarakat yang sudah bersama-sama mengawal proses pembangunan daerah, khususnya dalam program pengentasan kemiskinan.

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Interaktif Bupati Menyapa dengan tema ‘Penanggulangan Kemiskinan’ disiarkan RRI Pro 1 Samarinda, langsung dari Ruang Kerjanya, Kantor Bupati, Tenggarong, Selasa (28/5/2019) pagi.

“Saya mengapresiasi atas dukungan seluruh masyarakat yang sudah ikut dan mengawasi roda pembangunan di Kutai Kartanegara. Tentunya ini merupakan awal yang sangat baik dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri dan adil secara berkelanjutan,” katanya.

Menurut Edi, berbicara maslaah kemiskinan harus berangkat dari data yang sama, sehingga apa yang akan kita wujudkan dapat tercapai dengan baik.

“Ya, setelah saya resmi dilantik menjadi Bupati Kukar, saya fokus, bagaimana program penanggulangan kemiskinan di Kukar bisa tertangani dengan baik dan terurai dalam program kegiatan, mulai dari kabupaten sampai kecamatan, kelurahan dan desa,” ujarnya.

Bahkan kata Edi, dalam mewujudkan program tersebut telah dirancang suatu sinergitas program, bagaimana menjabarkan visi misi pemerintah daerah, melalui Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja), salah satunya meningkatkan pembiayaan pembangunan daerah.

“Artinya, saya merancang langkah-langkah itu agar terukur dengan baik melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), serta sinergitas dunia usaha turut mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Terkait dukungan dunia usaha, Edi menambahkan bahwa dirinya berinisiatif dalam menggandeng para perusahaan yang ada di Kukar agar terlibat langsung dalam proses pembangunan.

“Saya melihat selama ini program tanggungjawab sosial masih berjalan sendiri-sendiri. Sehingga pada tahun 2018, saya membentuk Forum Komunikasi Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TJSP). Di forum inilah didiskusikan berbagai permasalahan antara pemkab, stakeholder dengan dunia usaha, salah satunya dalam bingkai besar memecahkan penanganan kemiskinan,” jelasnya. (wan/wk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.