Sekda Kukar Sunggono saat menerima jajaran Polnes terkait kerjasama dengan Pemkab Kukar. (Foto: Irwan)

WARTAKALTIM.CO, TENGGARONG – Sekda Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono meminta kepada dinas/instansi terkait agar segera menindaklanjuti kerjasama dengan Politeknik Negeri Samaridna (Polnes) terkait dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga kajian potensi Sumber Daya Alam (SDA) sebagai peluang tingkatkan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikannya usai menerima jajaran akademisi Polnes dalam menjajaki kerjasama dengan Pemkab Kukar, di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati, Tenggarong, Kamis (4/7/2019) lalu.

“Saya minta kerjasama ini segera ditindaklanjuti dan dipahami oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ini peluang kita untuk maju dan peluang dalam meningkatkan ekonomi daerah,” katanya.

Menurut Sunggono, selama ini pemkab Kukar juga sudah melakukan kerjasama dengan pihak akademisi lainnya.

“Alhamdulillah kerjasama dalam kajian potensi daerah juga sudah berjalan dengan pihak akademisi lainnya. Kerjasama dengan Polnes ini juga sangat bagus sebagai peluang dalam meningkatkan ekonomi daerah kedepannya,” katanya.

Sementara itu Surahman selaku Direktur Kerjasama Polnes menyebutkan bentuk program kerjasama yang ditawarkan yakni bidang, pendidikan pembukaan klas kerjasama vokasi (jurusan akutansi), penerapan Teknologi Tepat Guna (TPG), Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD), sistem dan monitoring pelaksanaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kemudian ada juga kajian potensi Sumber Daya Alam (SDA) untuk pengembangan destinasi wisata, sistem dan monitoringpelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Program Pengembangan Desa Mandiri.

“Ya, bentuk kerjasama inilah yang kita tawarkan kepada pemkab Kukar, sehingga akan terbangun sinergitas dalam memajukan potensi daerah yang dimiliki Kukar,” katanya.

Selain itu juga, kata Surahman dalam penerapan teknologi tepat guna Polnes telah memproduksi beberapa alat yang dapat dimanfaatkan para petani di Kukar seperti halnya alat tanam jagung dan biji-bijian, alat pemupukan, mesin tanam, mesin perontok, mesin pengupas dan pempil jagung, mesin pemotong rambut, pencetak pelet (pakan ikan) hingga mesn penggiling daging.

“Mudah-mudahan kerjasama yang terbagun ini nantinya, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, terlebih dalam pemanfaatan potensi ekonomi dan sumber daya alam unggulan (Lahan Eks Tambang untuk destinasi wisata dan lainnya,” jelas Serahman. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.